- Gubernur Sumatera Barat menginstruksikan seluruh kepala OPD membatasi penggunaan kendaraan dinas dan rapat luar daerah untuk efisiensi BBM.
- Kebijakan efisiensi ini merupakan dukungan pemerintah daerah terhadap langkah pusat dalam menjaga stabilitas harga BBM bagi masyarakat.
- Mahyeldi menekankan pentingnya penguatan nilai spiritual ASN melalui kegiatan Subuh Mubarokah untuk membentuk integritas dalam bekerja.
SuaraSumbar.id - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menginstruksikan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan langkah-langkah efisiensi, di antaranya mengurangi penggunaan kendaraan dinas serta membatasi pelaksanaan rapat di luar daerah.
"Rapat-rapat bisa kita lakukan secara daring. Ini bagian dari upaya kita bersama untuk melakukan penghematan konsumsi BBM," katanya, melansir Antara, Senin, 6 April 2026.
Mahyeldi menyambut baik kebijakan Pemerintah Pusat yang tetap menjaga stabilitas harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah dinamika global.
Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk keberpihakan nyata kepada masyarakat yang perlu didukung bersama, termasuk melalui penguatan efisiensi energi di daerah.
“Kita patut bersyukur dan mendukung kebijakan ini, karena di tengah kondisi dunia saat ini, keputusan tersebut sangat membantu masyarakat,” ujarnya.
Selain aspek efisiensi energi, Mahyeldi menekankan pentingnya menjaga konsistensi dalam kebaikan melalui kegiatan Subuh Mubarokah yang rutin digelar setiap Minggu pertama tiap bulan. Menurutnya, penguatan nilai spiritual menjadi fondasi penting dalam membangun ASN yang berintegritas.
“Subuh Mubarokah ini kita lakukan sebagai ajang melatih diri, terlatih istiqomah dalam menjalani kehidupan, istiqomah dalam berbuat baik, dan istiqomah dalam beribadah,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh ASN senantiasa saling mengingatkan dalam kebaikan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas, sehingga tercipta suasana kerja yang harmonis dan bernilai ibadah.
Berita Terkait
-
IESR Ingatkan Pengurangan Subsidi BBM Tak Cukup dengan Kendaraan Listrik: Mengapa?
-
Bahlil Jawab Isu Pembatasan Pertalite: Masih Dikaji, Belum Ada Perubahan!
-
Purbaya Batasi BBM Subsidi ke Desil 10, Klaim Bikin Hemat Anggaran 10 Persen
-
Subsidi Energi 2027 Membengkak, Beban APBN Makin Berat
-
Pemerintah Klaim Proyek Motor Listrik Nasional Bisa Hemat Subsidi BBM Rp 82,2 Triliun
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia