- Jalan lintas Sungai Penuh-Tapan lumpuh total akibat longsor dan pohon tumbang pada Minggu, 5 April 2026 lalu.
- BPJN Jambi telah membersihkan empat titik longsor di kawasan Km 35 agar akses jalan kembali bisa dilalui.
- Pihak berwenang menyiagakan alat berat serta mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan di lokasi.
SuaraSumbar.id - Jalan lintas yang menghubungkan Provinsi Jambi dan Sumatera Barat (Sumbar), tepatnya rute Sungai Penuh–Tapan, akhirnya kembali bernapas.
Setelah sempat lumpuh total akibat diterjang tanah longsor dan pohon tumbang pada Minggu, 5 April 2026, akses jalan tersebut dipastikan sudah dapat dilalui.
"Sudah selesai di bersihkan kemarin sore sampai malam dan sudah bisa fungsional jalannya," kata Kepala BPJN Jambi Dedy Hariadi, Senin, 6 April 2026.
Dedy memastikan akan terus menyiagakan alat berat di sekitar lokasi longsor untuk mengantisipasi bila terjadi longsor susulan.
Menurutnya, tanah longsor dan pohon tumbang disebabkan tingginya intensitas hujan yang mengguyur di wilayah Sungai Penuh dan kawasan Tapan.
"Ya, benar intensitas curah hujan yang tinggi, maka alat berat tetap siaga di jalur tersebut," ujarnya.
Kasi Humas Polres Kerinci Iptu DS Sitinjak menambahkan lokasi longsor terjadi di kawasan "Puncak" Kilometer (Km) 35 di Kota Sungai Penuh.
Saat ini akses jalan belum sepenuhnya normal, khususnya bagi kendaraan angkutan berat. Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintasi jalur Sungai Penuh–Tapan.
Selain itu, meminta masyarakat untuk sementara waktu menghindari jalur tersebut apabila tidak dalam keadaan mendesak, mengingat potensi longsor susulan masih dapat terjadi akibat curah hujan yang tinggi.
Pengendara diminta untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mengurangi kecepatan saat melintas di area rawan longsor, dan mematuhi arahan petugas di lapangan, tidak memaksakan diri melintas apabila kondisi tidak memungkinkan.
"Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, ditemukan empat titik longsor. Dua titik menutup sebagian badan jalan, sementara dua titik lainnya disertai pohon tumbang yang juga menghambat akses," tukasnya.
Berita Terkait
-
Bagaimana Memilih Ukuran Sepatu Jalan yang Pas? Ini 7 Tipsnya
-
Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi
-
7 Ciri-Ciri Sepatu Jalan yang Nyaman dan Awet, Wajib Diperhatikan sebelum Beli
-
Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini
-
7 Toko Online Terpercaya yang Menjual Sepatu Jalan Berkualitas di Indonesia, Produk Dijamin Ori
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Sakelar Lampu Terasa Panas Saat Disentuh? Ini Tanda yang Harus Diwaspadai
-
Pakar Transportasi: Antrean BBM di Sumbar Dipicu Hambatan Distribusi Akibat Gangguan Infrastruktur
-
15 Karya Budaya Sumbar Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda
-
Pariwisata Sumbar Menggeliat, Kunjungan Wisatawan Mancanegara Naik 34,68 Persen
-
BRI KKB Expo 2026 Tawarkan Promo Kredit Mobil dan Bonus BRIZZI Rp500 Ribu