SuaraSumbar.id - Seekor kerbau warga Agam, Sumatera Barat, diduga mati usai diterkam binatang buas jenis Harimau Sumatera. Peristiwa ini terjadi di Jorong Cubadak Lilin, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam.
Kabar itu dibenarkan Kepala BKSDA Resor Agam, Ade Putra. Pihaknya mengaku mendapatkan laporan hewan ternak diterkam binatang buas itu pada Senin (8/3/2021) malam.
“Kami dapat laporan adanya 1 ekor induk kerbau mati dengan luka seperti bekas terkaman Harimau Sumatera. Selain itu, 2 ekor anak kerbau juga mengalami luka dengan bekas yang sama," katanya, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Selasa (9/3/2021).
Kuat dugaan, penerkam hewan ternak warga ini adalah Harimau Sumatera. Hal ini terlihat dari bekas jejak harimau di sekitar lokasi.
Ade mengatakan, lokasi kejadian hanyak berjarak sekitar 2,5 kilometer dari kawasan hutan Cagar Alam (CA).
“Masyarakat setempat memang biasa melepaskan hewan ternak di sekitar kebun, sehingga mudah diserang hewan buas,” katanya.
Mengantisipasi kasus serupa, pihak BKSDA Resor Agam menghimbau masyarakat untuk mengandangkan hewan ternak, serta tidak pergi ke kebun sendirian.
“Kita meminta masyarakat untuk waspada, jangan pergi kekebun sediri dan mengandangkan hewan ternak ke tempat yang lebih aman,” tuturnya.
Baca Juga: Penumpang Pingsan, Driver Ojol di Bukitinggi Malah Kabur Bawa Tas Korban
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jaga Kesehatan Keluarga, BRI Berikan Healthcare Privilege Eksklusif Bersama Prodia
-
Menaker Dukung Program Magang Nasional BRI untuk Cetak Talenta Muda Siap Kerja
-
Solar Subsidi Diduga Dikumpulkan di Pessel untuk Dijual ke Jambi, Polisi Tangkap Pria 53 Tahun
-
DPO Sejak 2025, Mantan Pimpinan BPR JKT-Pariaman Akhirnya Diringkus
-
Yakin Fundamental Bisnis Tetap Kuat, BRI Lanjutkan Buyback Saham Tahap II