SuaraSumbar.id - Produksi padi petani Kabupaten Agam, Sumatera Barat, selama pandemi Covid-19 meningkat sebanyak 16.531 ton. Tahun 2019 produksi padi hanya 416.828 ton, sedangkan tahun 2020 mencapai 433.359 ton.
Selain produksi padi, luas panen lahan pertanian juga meningkat 2.726 hektare dari 71.991 hektare pada 2019 menjadi 74.717 hektare di 2020.
Sedangkan luas tanam padi di Agam meningkat enam hektare dari 75.993 hektare pada 2019 menjadi 75.999 hektare 2020.
"Lahan sawah padi itu tersebar di 16 kecamatan dan paling luas di Kecamatan Lubuk Basung dengan luas tanam 12.403 hektare, luas panen 12.637 hektare dan produksi 72.624 ton," kata Kepala Dinas Pertanian Agam, Arief Restu, dikutip dari Antara.
Menurut Arief, produksi padi meningkat setiap tahun. Tahun 2017 sebanyak 405.579 ton dari luas panen 75.452 hektare dan luas tanam 75.610 hektare.
Sementara pada tahun 2018 sebanyak 389.082 ton dari luas panen 71.919 hektare dan luas tanam 74.869 hektare.
"Kita berharap pada 2021 ini produksi padi juga meningkat dari tahun sebelumnya," katanya.
Menurut Arief, peningkatan produksi padi itu merupakan dampak dari perbaikan irigasi, embung. Termasuk juga penyerahan bantuan alat pertanian dan lainnya. (Antara)
Baca Juga: Padang Diguyur Hujan Deras dan Angin Kencang, Puluhan Pohon Tumbang
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
Kak Seto Usul Penampungan Anak Yatim Piatu Korban Banjir Bandang di Sumbar, Termasuk Aceh dan Sumut
-
24 Konflik Satwa dengan Manusia di Agam Sepanjang 2025, Kasus Harimau Sumatera hingga Beruang
-
BBM Alat Berat Langka Pasca Tanggap Darurat, Pembersihan Material Bencana di Agam Terkendala!
-
Kak Seto Sambangi Anak Penyintas Banjir di Sumbar: Mereka Perlu Perlakuan Khusus!
-
Akses Talamau Pasaman Barat Terancam Putus, Jembatan Panjang-Talu Perlu Jalan Alternatif!