SuaraSumbar.id - Universitas Negeri Padang (UNP) bakal mengukuhkan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno, sebagai guru besar luar biasa Psikologi.
"Upacara pengukuhan akan dilaksanakan pada Senin 15 Februari 2021, secara daring dan luring," kata Rektor UNP Ganefri melalui keterangan tertulis, Rabu (10/2/2021).
Untuk daring, kata Ganefri, diikuti oleh civitas akademika UNP dan para undangan yang terdiri dari Forkompinda Sumbar, Ketua Iluni UNP, mitra Perbankan UNP melalui zoom cluod meeting, mulai pukul 07.30 WIB.
Sedangkan secara luring juga dilaksanakan di Auditorium UNP dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, dalam bentuk Rapat Senat Terbuka UNP.
"Ada dua pertimbangan menetapkan Irwan Prayitno sebagai guru besar luar biasa. Pertama pertimbangan akademis, karena secara substansi keilmuannya sangat layak," katanya dikutip dari Klikpositif.com - jaringan Suara.com.
UNP membutuhkan Guru Besar dalam bidang Psikologi untuk Program Studi S1 Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Hal itu sekaligus juga akan memperkuat proses berdirinya Fakultas Psikologi di UNP.
Kesediaan Irwan Prayitno untuk bergabung dan menyumbang ilmunya untuk Pendidikan Psikologi akan memperkuat SDM Dosen UNP, khususnya dalam bidang keilmuan Psikologi. Apalagi, UNP belum memiliki Guru Besar bidang Psikologi.
"Kedua, kita lihat selama dua periode menjadi gubernur, beliau telah banyak memberikan kebijakan dan kontribusi pemikirannya serta berkiprah untuk pembangunan pendidikan atau pengembangan SDM di Sumbar," katanya.
"Apalagi Irwan Prayitno, sebelum menjabat Gubernur di Sumbar juga berlatarbelakang seorang dosen di Universitas Muhammadiyah Jakarta," sambungnya lagi.
Baca Juga: Pembangunan Jembatan di Padang Selesai 11 Tahun, Gubernur Sumbar: Terlama
Berita Terkait
-
2 Anggota Polantas Padang Gagalkan Penyelundupan 27 Paket Besar Ganja
-
PSSI Gelar Kursus Kepelatihan Lisensi B di Padang dan Malang
-
Libur Imlek 2021, Polda Sumbar Batasi Jam Kunjungan Objek Wisata Padang
-
Terkendala Lahan, Seksi Pertama Tol Padang-Pekanbaru Rampung Akhir 2022
-
Bandar Narkoba di Padang Diringkus Polda Sumbar, 2 Kilogram Sabu Disikat
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung