SuaraSumbar.id - Stasiun Kereta Api (KA) Pulau Air Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) kembali beroperasi. Stasiun KA tertua di Ranah Minang itu kembali "hidup" setelah "mati" selama 44 tahun sejak tahun 1997.
"Hari ini, stasiun Pulau Air beroperasi kembali. KA Minangkabau Ekspres yang semula melayani rute Bandara Internasional Minangkabau (BIM)-Padang diperpanjang jadi BIM-Pulau Air," kata Kepala Humas PT.KAI Divre II Sumbar, Ujang Rusen Permana, dikutip dari Antara, Rabu (10/2/2021).
Dia mengatakan, Stasiun Pulau Air memiliki nilai strategis. Sebab, memberikan kemudahan bagi wisatawan yang mendarat di BIM untuk mengakses langsung ke beberapa titik wisata unggulan Kota Padang.
Seperti destinasi Kota Tua, Marina di Pelabuhan Muaro serta Pantai Padang yang dekat dengan stasiun tersebut. Beberapa hotel berbintang juga berada tidak jauh dari lokasi stasiun.
"Wisatawan yang ingin pergi surving ke Mentawai juga makin dekat mengakses kapal di Pelabuhan Muaro," katanya.
Ujang mengatakan, akan ada enam keberangkatan KA Minangkabau Ekspress setiap hari melalui Stasiun Pulau Air menuju BIM yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Jika tujuannya ke Bandara, tarif yang ditetapkan Rp 10 ribu. Jika tujuan akhir stasiun sebelum BIM, maka tarif hanya Rp 5 ribu.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Barat menyelesaikan reaktivasi jalur kereta api dari Padang ke Pulau Air dengan jalur kurang lebih 2,7 kmsp.
Lingkup kegiatan reaktivasi ini antara lain adalah penggantian rel 33 dengan rel 54 dan sterilisasi jalur KA di Km 0+000 s/d 2+950 km termasuk spoor satu di emplasement Stasiun Padang, pembangunan Stasiun Tarandam dan fasilitas pendukungnya, peningkatan jembatan BH 36 Km 1+793 bentang 15 M antara Stasiun Padang - Stasiun Pulo Air dan pembangunan/pemugaran Stasiun Pulau Air yang merupakan cagar budaya. (Antara)
Baca Juga: Oknum Anggota DPRD Dharmasraya Dipenjara, Ini Kasusnya
Berita Terkait
-
Libur Imlek 2021, Polda Sumbar Batasi Jam Kunjungan Objek Wisata Padang
-
Tipu Rp 100 Juta Modus Loloskan Jadi Polisi, Oknum ASN di Sumbar Diciduk
-
Bandar Narkoba di Padang Diringkus Polda Sumbar, 2 Kilogram Sabu Disikat
-
Heboh! Pulau di Mentawai Dijual Online, DKP Sumbar: Tidak Ada
-
Pembangunan Jembatan di Padang Selesai 11 Tahun, Gubernur Sumbar: Terlama
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Ekonomi Kerakyatan Terus Digerakkan, BRI Kantongi Laba Rp31,2 Triliun
-
Jangan Asal Ngomong! 6 Kata Kasar Bahasa Minang yang Perlu Diketahui
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT