SuaraSumbar.id - Kabar penjualan sebuah pulau di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) viral di media sosial. Semua berawal dari situs online www.privateislandsonline.com menawarkan pulau tersebut.
Pulau yang dijual online itu bernama Pulau A-Frames. "Indonesia, Asia, harga sesuai permintaan. Pulau A-Frames merupakan salah satu pulau selancar terindah di dunia", tulis situs tersebut.
"Pulau A-Frames (bernama asli Pulau Panangalat) terletak 25 kilometer sebelah utara ibu kota Mentawai (Tua Pejat) dan merupakan rumah dari rangkaian pulau selancar paling terkenal di dunia."
"Naik taksi air selama 25 menit dari pusat kota Tua Pejat membawa Anda ke Pulau A-Frames. Pulau itu berada di sisi yang dilindungi," tulisnya lagi.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Yosmeri, membantah kabar penjualan pulau tersebut. Menurutnya, tidak dibolehkan menjual sebuah pulau, baik keluar negeri maupun di Indoensia sendiri.
"Tidak ada penjualan pulau. Yang ada hanya penyewaan. Kenapa tidak boleh dijual, karena pulau merupakan milik ulayat," katanya, Selasa (9/2/2021).
Setelah ditelusuri dan berdasarkan data yang ada, kata Yosmeri, Kepulauan Mentawai memiliki sekitar 98 pulau. Namun, tidak tida satu pun bernama sama dengan yang dijual tersebut.
"Setelah kami cek, A-Frames merupakan spot tempat orang berselancar. Mungkin itu yang ditawarkan oleh situs itu tempat berselancar. Tetapi memang ada satu di sana (pulau), bernama Pulau Panangalat," katanya.
Kontributor : B Rahmat
Baca Juga: ASN Kemenhub Pelabuhan Teluk Bayur Diciduk Polres Payakumbuh, Ini Kasusnya
Berita Terkait
-
Aniaya Warga Mentawai Gara-gara Anjing Mati, WN Amerika Divonis Penjara
-
Kapal Perang Teluk Mentawai-959 Bakal Derek Puing Pesawat Sriwijaya Air
-
Perintah Panglima, KRI Teluk Mentawai Disiapkan Derek Puing Sriwijaya Air
-
Seorang Nelayan Hilang di Laut Mentawai, Pamitnya Pergi Memancing
-
Mentawai Diguncang Gempa, Tak Berpotensi Tsunami
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi