SuaraSumbar.id - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar), meluncurkan batik bermotif Covid-19. Varian motif baru ini langsung dikenalkan Bupati Pessel, Hendrajoni.
"Batik Covid-19 juga yang dipopulerkan dengan nama batik corona akan menambah koleksi motif batik di Pessel," katanya, seperti dikutip dari Antara, Selasa (19/1/2021).
Menurut Hendrajoni, batik corona ini akan disandingkan dengan kepopuleran objek wisata.
"Batik Covid-19 ini motifnya unik, dan keunikannya akan dijual ke wisatawan sebagai oleh-oleh," bebernya.
Ketua Dekranasda Pesisir Selatan, Lisda Hendrajoni mengatakan, dunia perbatikan di daerah Pessel sedang berkembang pesat sejak empat tahun terakhir.
"Lebih dari 150 pengrajin aktif memproduksi batik di tiga kecamatan. Kami terus mendorong agar mereka terus berkarya," katanya.
Sementara itu, pengrajin pembuat motif Covid-19, Dewi Hapsari Kurniasih mengatakan, motif tersebut disempurnakan ketika ia menjalani isolasi mandiri akibat terpapar Covid-19.
Batik bermotif Covid-19 ini membawa pesan ke seluruh masyarakat, agar bersama-sama melawan Covid-19. (Antara)
Baca Juga: Dugaan Korupsi Dana Desa, Seorang Wali Nagari di Pesisir Selatan Masuk Bui
Berita Terkait
-
Kasus Pelecehan Anak dan KDRT di Pesisir Selatan Meningkat
-
Kebakaran Hebat di Pesisir Selatan, 4 Rumah Jadi Abu
-
Jasad Seorang Nelayan Asal Pesisir Selatan Mengambang di Tengah Laut
-
Seorang Nelayan Pesisir Selatan Hilang, Perahunya Terapung di Tengah Laut
-
Tunjangan Guru SD di Pesisir Selatan Belum Dibayar Penuh, Ini Penyebabnya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
2 Kali Pemakaman Massal di Agam, 26 Korban Bencana Hidrometeorologi Dikubur di Lubuk Basung
-
Izin BPR Suliki Gunung Mas Dicabut, LPS Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabah
-
Ribuan Warga Agam Masih Mengungsi, Dampak Banjir Bandang dan Longsor Belum Tuntas!
-
CEK FAKTA: Tautan Pendaftaran CPNS Dinas Perhubungan 2026 Viral di Medsos, Benarkah Resmi Dibuka?
-
Kondisi Nenek Saudah Penolak Tambang di Pasaman yang Dianiaya, Masih Dirawat di RS