SuaraSumbar.id - Tunjangan profesi guru (TPG) di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar), triwulan IV akhir tahun 2020 tidak dibayarkan penuh. Alasannya, anggaran untuk pembayaran tersebut minim transfer anggaran pusat.
Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pessel, Suhendri. Menurutnya, akibat kekurangan anggaran, pihaknya hanya bisa membayar penuh TPG guru PAUD, TK dan SMP. Sedangkan untuk guru SD yang jumlahnya lebih banyak belum dibayarkan sepenuhnya.
"Untuk guru SD dibayarkan 2 bulan dulu. Untuk carry over 2021 dibayar 1 bulan lagi," katanya kepada Klikpositif.com - jaringan Suara.com, Kamis (24/12/2020).
Secara kebutuhan per triwulan, kata Suhendri, Pemkab Pessel harus menyediakan anggaran sekitar Rp 34 miliar. Anggaran itu akan dibagikan untuk seluruh PAUD, TK, SD dan SMP yang mendapat jasa sertifikasi atau tunjangan profesi.
Namun karena refocusing anggaran dan transfer dana pusat ke daerah berkurang pada triwulan IV ini, Pemkab hanya memiliki ketersedian anggaran Rp 28 miliar atau kurang sekitar 5,6 miliar dari total yang dibutuhkan.
Pemkab Pessel memastikan tidak menganaktirikan guru SD. Hal itu dilakukan untuk menghindari Silpa. "Rencana awal SD yang akan dibayar dulu, supaya tidak terjadi Silpa. Ternyata tidak juga terbayar dengan dana yang ada. Jadi untuk mengurangi Silpa, dibayar penuh untuk guru SMP, pengawas dan guru TK-PAUD," tuturnya.
Berita Terkait
-
Satgas Covid-19 Panggil BNI Painan Terkait Pelanggaran Prokes
-
Gegara Sakit Hati, Pelajar di Sumbar Dihabisi Pakai Parang
-
Nenek di Sumbar Temukan Cucu Tewas Bersimbah Darah di Belakang Rumah
-
Hiu Tutul Terdampar di Pesisir Pessel, Nelayan: Kondisinya Sudah Sakit
-
Modus jadi Bapak Angkat, PNS di Serang Diduga Cabuli Gadis Yatim Piatu
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Sakelar Lampu Terasa Panas Saat Disentuh? Ini Tanda yang Harus Diwaspadai
-
Pakar Transportasi: Antrean BBM di Sumbar Dipicu Hambatan Distribusi Akibat Gangguan Infrastruktur
-
15 Karya Budaya Sumbar Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda
-
Pariwisata Sumbar Menggeliat, Kunjungan Wisatawan Mancanegara Naik 34,68 Persen
-
BRI KKB Expo 2026 Tawarkan Promo Kredit Mobil dan Bonus BRIZZI Rp500 Ribu