SuaraSumbar.id - Tahun 2020, jumlah kasus pelecehan seksual anak dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap perempuan di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar) meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Data Dinas Sosial Pessel mengungkapkan, terjadi sebanyak 111 kasus pelecehan terhadap anak dan perempuan dalam rumah tangga sepanjang Januari hingga September 2020.
Angka tersebut meningkat cukup tinggi dibandingkan periode yang sama di 2019. Dimana, angka kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan hanya sebanyak 98 kasus.
"Itu sama dengan data polisi. Untuk Oktober-Desember 2020 masih proses sinkronisasi dengan pihak kepolisian," kata Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Sosial Pessel, Syofianeri, seperti dikutip dari Klikpositif.com - jaringan Suara.com, Rabu (6/1/2021).
Dari 111 kasus itu, 65 di antaranya adalah pelecehan terhadap anak. Sedangkan 46 kasus kekerasan yang dialami perempuan dalam rumahtangga.
Menurutnya, salah satu pemicu melonjakkan kasus kekerasan terhadap dan perempuan adalah karena kemajuan teknologi informasi. Ditambah lagi himpitan masalah ekonomi.
"Korban kami beri pendampingan hukum. Secara psikis, korban kami beri pendampingan seperti trauma healing," tutupnya.
Berita Terkait
-
Waduh! Jam Gadang Bukittinggi Ditutup Kain Putih Jelang Malam Tahun Baru
-
FPI Dibubarkan, Eks Pengurus Bukittinggi: Dicopot Seribu, Kami Buat Sejuta
-
Malam Tahun Baru 2021, Jalan Menuju Pusat Kota Bukittinggi Ditutup
-
Sesalkan Objek Wisata Gratis 2 Hari, Kapolres Bukittinggi: Bisa Fatal
-
Gratis Jelang Natal, Kebun Binatang Bukittinggi Diserbu Pengunjung
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk
-
5 Ton Ikan Mati Massal di Danau Maninjau, Petani KJA Rugi Rp125 Juta
-
BMKG Pasang Alat Canggih di Padang-Pariaman, Pelayaran Makin Aman
-
Kosmetik Ilegal Dijual Rp35 Ribu di Marketplace Terbongkar, 3 Orang Ditangkap
-
Di Balik Keindahan Sitinjau Lauik, Ada Jalur Ekstrem yang Mematikan