-
Jadwal imsakiyah Kota Bukittinggi Jumat 20 Februari 2026.
-
Niat puasa Ramadan dibaca sebelum sahur malam hari.
-
Ketahui sebelas hal yang dapat membatalkan puasa.
Imsak merupakan waktu penanda bagi umat Islam untuk bersiap memasuki waktu subuh dan memulai puasa. Umumnya, imsak terjadi sekitar 10-15 menit sebelum azan subuh berkumandang.
Namun, apakah setelah imsak masih diperbolehkan makan dan minum?
Wakil Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lumajang, KH Ahmad Qusyairi, menjelaskan bahwa imsak belum termasuk dalam waktu wajib menahan diri dari makan dan minum. Oleh karena itu, seseorang masih boleh makan dan minum setelah imsak hingga azan subuh.
"Imsak itu hanya sebagai tanda kewaspadaan, seperti lampu kuning sebelum lampu merah. Artinya, masih ada waktu sebelum benar-benar masuk waktu subuh," ujar Kiai Qusyairi, dikutip dari NU Online.
Dalam hadits Rasulullah SAW, disebutkan: "Makan dan minumlah kalian hingga kalian mendengar suara Bilal (azan subuh)." (HR. Bukhari)
Dalam Al-Quran, Allah SWT berfirman: "Makan dan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar." (QS. Al-Baqarah: 187)
Meski diperbolehkan makan dan minum setelah imsak, umat Islam harus segera berhenti ketika azan subuh berkumandang. Setelah itu, puasa dimulai dan tidak diperkenankan lagi makan serta minum hingga waktu berbuka.
11 Hal yang Membatalkan Puasa
Menjalankan ibadah puasa sesuai syariat menjadi kewajiban setiap Muslim. Berikut hal yang membatalkan puasa:
- Makan dan minum dengan sengaja.
- Menggunakan obat semprot asma atau inhaler.
- Memasukkan obat ke anus atau dubur.
- Menggunakan obat tetes telinga dan hidung hingga mencapai rongga kepala.
- Berhubungan suami istri di siang hari.
- Muntah dengan sengaja.
- Mengeluarkan mani secara sengaja.
- Menstruasi.
- Nifas.
- Gila.
- Murtad.