Janji Gubernur Jabar KDM di Padang, Bangun Kampung Baru untuk Korban Bencana Banjir Bandang

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, menyatakan kesiapan membangun satu kampung khusus bagi warga terdampak bencana banjir bandang di Sumbar.

Riki Chandra
Jum'at, 05 Desember 2025 | 18:28 WIB
Janji Gubernur Jabar KDM di Padang, Bangun Kampung Baru untuk Korban Bencana Banjir Bandang
Foto udara kawasan perumahan elit yang terdampak banjir bandang di Lubuk Minturun, Padang, Sumatera Barat, Kamis (27/11/2025). [ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/foc]
Baca 10 detik
  •  Gubernur bangun kampung baru untuk warga terdampak bencana Padang.

  • Pemkot Padang siapkan lahan dan hunian sementara bagi korban.

  • Pembersihan rumah khusus dilakukan untuk percepatan penempatan warga.

SuaraSumbar.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, menyatakan kesiapan membangun satu kampung khusus bagi warga terdampak bencana banjir bandang di Sumatera Barat (Sumbar).

Rencana itu muncul saat KDM mengunjungi sejumlah titik terdampak bencana banjir bandang pada Kamis (4/12/2025).

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyambut baik niat Gubernur Jabar. Menurutnya, kebutuhan hunian bagi korban bencana di Padang memang mendesak karena banyak warga masih tinggal di lokasi yang tidak layak huni.

"Alhamdulillah, Pak KDM menyampaikan keinginannya untuk membangun satu kampung di sini (Padang)," kata Maigus Nasir, Jumat (5/12/2025).

Saat ini, kata Maigus, Pemkot Padang diminta menyiapkan lahan yang dapat digunakan sebagai lokasi pembangunan kampung baru itu. Keinginan itu lahir ketika KDM mendengar langsung keluhan warga terdampak.

"Saat mendengarkan langsung keluhan dan harapan warga, KDM meminta Pemkot Padang untuk mencarikan lahan agar dapat menampung warga yang terkena musibah," ujarnya.

Dedi Mulyadi sebelumnya meninjau kawasan Gunung Nago, Kecamatan Kuranji, salah satu daerah terparah. Kunjungan tersebut sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga sambil mencari solusi jangka panjang pemulihan Kota Padang.

Sementara itu, rencana pembangunan kampung baru masih dibahas, Pemkot Padang terus menyiapkan hunian sementara berupa rumah khusus di Kecamatan Koto Tangah.

Kepala UPTD Rusunawa, Angga Liberdo, menjelaskan pembersihan dan penataan hunian mulai dilakukan sejak Selasa (2/12/2025). Fasilitas itu telah lama kosong sehingga perlu dibersihkan kembali.

"Terdapat 80 rumah khusus, dan tiap unit terdiri dari dua kamar tidur serta sudah dilengkapi kursi tamu, meja makan, dan tempat tidur," jelas Angga.

Ia menambahkan satu unit dapat menampung satu keluarga berisi maksimal enam orang.

Pemerintah Kota berharap rumah khusus tersebut dapat dihuni dalam sepekan ke depan sambil menunggu tindak lanjut pembangunan kampung yang diinisiasi Gubernur Jawa Barat. Rencana itu dinilai dapat memberikan masa depan lebih baik bagi korban bencana Padang yang kehilangan tempat tinggal. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini