Harimau Sumatera Muncul di Jalan Bukittinggi-Medan, Warga Resah dan Begini Respon BKSDA Sumbar

Kemunculan Harimau Sumatera dilaporkan di jalan Bukittinggi-Medan bikin masyarakat resah.

Riki Chandra
Senin, 13 Oktober 2025 | 16:15 WIB
Harimau Sumatera Muncul di Jalan Bukittinggi-Medan, Warga Resah dan Begini Respon BKSDA Sumbar
Ilustrasi Harimau Sumatera. [Dok. Istimewa]
Baca 10 detik
  •  Harimau sumatera muncul di jalan lintas Bukittinggi–Medan, bikin resah.

  • BKSDA Sumbar turunkan tim gabungan untuk patroli malam hari.

  • Warga diminta waspada dan batasi aktivitas di kebun malam.

SuaraSumbar.id - Kemunculan Harimau Sumatera dilaporkan di jalan Bukittinggi-Medan bikin masyarakat resah. Harimau itu muncul di wilayah Muaro Batu Gadang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).

Untuk mengantisipasi potensi konflik antara manusia dan satwa, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar langsung menurunkan tim khusus guna melakukan penanganan di lapangan.

Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar, Ade Putra, mengatakan tim yang dikerahkan merupakan gabungan dari BKSDA Sumbar, Tim Patroli Anak Nagari (Pagari) Pasia Laweh, Pagari Baringin, Pagari Salareh Aia, serta mahasiswa Kehutanan Universitas Negeri Riau (UNRI).

“Kita menurunkan kekuatan penuh pada Minggu (12/10/2025) dan melakukan koordinasi dengan Kapolsek Palupuh. Jalur tersebut merupakan jalan lintas Sumatera yang menghubungkan Bukittinggi menuju Medan, Sumatera Utara,” ujar Ade, Senin (13/10/2025).

Menurutnya, langkah awal penanganan harimau sumatera dilakukan dengan mewawancarai warga yang melihat langsung kemunculan satwa, mencari jejak seperti cakaran dan kotoran, serta memasang kamera trap di beberapa titik lokasi kemunculan.

Upaya ini dilakukan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU Nomor 5 Tahun 1990 mengenai Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Pada Minggu (13/10/2025) malam, tim gabungan juga melakukan patroli di sepanjang jalur Bukittinggi–Medan.

“Kita akan melakukan patroli selama tiga hari setiap malam sesuai dengan standar operasional prosedur,” jelas Ade.

Penanganan ini dilakukan setelah BKSDA Sumbar menerima laporan dari Wali Nagari Koto Rantang bahwa warga melihat beberapa ekor harimau sumatera pada Sabtu (11/10) sekitar pukul 16.30 WIB.

Laporan serupa juga datang dari Wali Jorong Batu Gadang, yang menyebut dua ekor harimau melintas di jalan lintas Bukittinggi–Medan pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Beberapa jam kemudian, warga di sekitar sawah tidak jauh dari lokasi juga melaporkan melihat dua ekor harimau dan sempat merekamnya menggunakan ponsel.

“Saat melakukan verifikasi lapangan, kami dan warga sempat berinteraksi langsung dengan harimau dan satwa itu menghindar ke kawasan hutan,” kata Ade.

BKSDA mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak beraktivitas sendirian di kebun, terutama pada sore dan malam hari. Selain itu, warga juga diminta untuk mengandangkan ternak dan berhati-hati saat melintasi jalan lintas Sumatera yang menjadi jalur pergerakan satwa liar tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak