Konflik Beruang dan Warga Solok Selatan, Hewan Ternak Diserang

Konflik ini tentu bikin masyarakat resah, apalagi setelah beberapa insiden yang melibatkan hewan ini.

Suhardiman
Minggu, 08 September 2024 | 14:14 WIB
Konflik Beruang dan Warga Solok Selatan, Hewan Ternak Diserang
Pemasangan perangkap beruang madu yang menyerang hewan ternak warga di Solok Selatan. (Suara/Istimewa)

SuaraSumbar.id - Konflik antara warga dan Beruang Madu terjadi di Jorong Taratak Baru, Nagari Lubuk Malako, Kecamatan Sangir Jujuan, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.

Konflik ini tentu bikin masyarakat resah, apalagi setelah beberapa insiden yang melibatkan hewan ini. Namun Tim WRU dari Balai KSDA Sumbar, Balai Taman Nasional Kerinci Seblat, pemerintah setempat, dan masyarakat langsung turun untuk memasang perangkap.

Kepala Balai KSDA Sumatera Barat, Lugi Hartanto, mengatakan bahwa pada tahap awal, tim gabungan ini memberikan sosialisasi kepada warga.

Mereka mengimbau agar masyarakat di Jorong Taratak Baru maupun Jorong Betung meningkatkan kewaspadaan selama konflik berlangsung.

Tidak hanya memberikan imbauan, tim juga langsung melakukan patroli bersama wali jorong dan masyarakat setempat. Langkah ini diambil supaya masyarakat merasa lebih tenang dan tahu bahwa ada pihak yang siap menangani situasi.

"Kerja sama antara tim dan warga ini menjadi langkah penting dalam menjaga keamanan bersama," katanya, Minggu (8/9/2024).

Insiden terbaru terjadi pada 27 Agustus 2024. Tim WRU dan Wali Jorong Koto Tuo menerima laporan dari seorang warga bernama Hamidi yang ayam ternaknya diserang beruang.

Beruang tersebut merusak kandang dan mengambil ayam milik Hamidi. Sontak saja kejadian ini membuat warga sekitar semakin waspada dan khawatir.

Setelah insiden ini, tim gabungan bersama Wali Nagari memutuskan untuk memasang perangkap di dekat ladang sawit yang berada tak jauh dari rumah dan kandang ayam.

"Pemasangan perangkap ini diharapkan bisa mencegah kejadian serupa terulang lagi dan, yang lebih penting, menghindari potensi korban, baik manusia maupun satwa liar itu sendiri," ungkapnya.

Diakuinya, sebanyak dua unit perangkap yang dipasang di lokasi berbeda, yaitu di Jorong Taratak Baru dan Jorong Koto Tuo. Namun masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan menjaga lingkungan sekitar.

Pemasangan perangkap ini memang hanya langkah awal. Ke depannya, tim gabungan akan terus memantau situasi dan siap bergerak cepat jika ada laporan gangguan beruang lainnya.

"Yang jelas, upaya penanganan ini dilakukan demi keselamatan bersama, baik warga maupun beruang madu yang termasuk satwa dilindungi," tuturnya.

Semoga dengan kerja sama antara pihak pemerintah dan masyarakat, konflik ini bisa segera terselesaikan. Semua pihak berharap tidak ada korban, baik dari sisi manusia maupun satwa.

"Kemudian masyarakat juga diminta untuk selalu melaporkan kejadian serupa agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak