Expo ini juga dihadiri oleh pelaku industri dan investor dari Jerman, Malaysia, Thailand, serta perwakilan perusahaan-perusahaan dari pusat-pusat industri di Indonesia.
Menurut Dato Azaddin bin Abd Aziz Shah Alam dari Malaysia, kearifan lokal Melayu, termasuk Minangkabau, memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk yang bermanfaat di berbagai sektor industri.
"Saya telah melihat berbagai produk kreasi anak Melayu di Sumatera Barat. Luar biasa. Inovatif dan kreatif. Saya makin percaya, Melayu bisa bangkit kembali," ujar Dato Azaddin di sela-sela expo, Jumat 9 Agustus 2024.
Internasional Expo SMK 2024 dirancang untuk memperluas jaringan SMK dengan dunia industri, baik dalam maupun luar negeri.
“Tujuannya kita memang ingin menghubungkan SMK dengan dunia industri dalam dan luar negeri. Selama ini, karya-karya siswa SMK cenderung terbatas peredarannya. Lewat Expo ini, kita mau karya-karya tersebut diperkenalkan pada para buyer dan investor dari Indonesia dan luar negeri,” jelas Sepris Yornaldi, koordinator tim ahli International Expo SMK Sumbar 2024, Sabtu 10 Agustus 2024.
Selain memperkenalkan produk-produk berbasis kearifan lokal, expo ini juga membuka peluang kolaborasi antar SMK dalam merancang produk inovatif yang berbasis digital.
Sepanjang expo, diadakan Coaching Clinic dan rangkaian diskusi terkait pengembangan produk berbasis digital. Di akhir acara, 18 perwakilan dari beberapa perusahaan dalam dan luar negeri menandatangani MoU dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, membuka jalan untuk kerjasama yang lebih luas antara SMK dan dunia industri.