Pejabat Satpol PP Payakumbuh Dipanggil Polisi, Kasus Aniaya Mantan Atlet PON

Kapolres Payakumbuh, AKBP Wahyuni Sri Lestari, melalui Kasat Reskrim AKP Doni Prama Dona, mengkonfirmasi pemanggilan tersebut.

Chandra Iswinarno
Kamis, 04 April 2024 | 15:46 WIB
Pejabat Satpol PP Payakumbuh Dipanggil Polisi, Kasus Aniaya Mantan Atlet PON
Ilustrasi Satpol PP. [Ist]

SuaraSumbar.id - Polres Payakumbuh telah memanggil Sekretaris Satpol PP Kota Payakumbuh, Dewi Novita, dan Kepala Seksi Operasional (Kasi Ops) Bobi Andika pada Rabu (3/4/2024) terkait laporan dugaan penganiayaan.

Laporan tersebut diajukan oleh mantan anggota Satpol PP Payakumbuh, Afis Yunanda, yang mengklaim menjadi korban penganiayaan oleh beberapa pejabat di instansinya.

Afis Yunanda melaporkan kasus tersebut ke Polres Payakumbuh pada Sabtu (9/3), mengaku mengalami penganiayaan yang terjadi setelah ia bertanding dalam sebuah final turnamen sepakbola di Lintau, Tanah Datar.

Yunanda, yang sebelumnya adalah atlet PON Sumbar, menduga penganiayaan tersebut melibatkan pejabat dari Satpol PP Payakumbuh.

Baca Juga:Antisipasi Lonjakan Sampah Jelang Lebaran Idul Fitri, TPA Regional Payakumbuh Dibuka Sementara

Kapolres Payakumbuh, AKBP Wahyuni Sri Lestari, melalui Kasat Reskrim AKP Doni Prama Dona, mengkonfirmasi pemanggilan tersebut.

Menurut AKP Doni, Dewi Novita dan Bobi Andika dipanggil karena namanya tercantum dalam laporan yang diajukan oleh Yunanda.

"Keduanya dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut," ujar AKP Doni, Kamis (4/4/2024).

Dia menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

Afis Yunanda menyebutkan bahwa insiden tersebut bermula dari pertengkaran di lapangan antara dirinya dan seorang rekan kerja, Afdal, yang juga berujung pada tindakan penganiayaan di kantor Satpol PP Payakumbuh.

Baca Juga:Nongkrong Hingga Larut Malam, 5 Perempuan di Padang Diangkut Satpol PP

Yunanda mengaku dipanggil ke kantor tengah malam dan bersama beberapa rekan lainnya, menjadi korban pemukulan oleh Kasi Ops Bobi Andika.

Lebih lanjut, Yunanda mengklaim bahwa Dewi Novita, Sekretaris Satpol PP, kemudian memprovokasi situasi dengan memerintahkan dirinya untuk berkelahi dengan Afdal, yang berakhir dengan Yunanda mengalami penganiayaan fisik hingga ia tidak berdaya.

Kasus ini telah menyebabkan Yunanda mengalami trauma yang mendalam, hingga ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisinya di Satpol PP Kota Payakumbuh.

Polres Payakumbuh kini tengah mendalami kasus ini dan telah meminta keterangan dari beberapa saksi, termasuk rekan-rekan Yunanda di Satpol PP, untuk memastikan keadilan bagi korban.

Kontributor : Rizky Islam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini