555 Bencana Alam Terjang Wilayah Sumbar Selama 2023, Angin Kencang dan Tanah Longsor Mendominasi

Sepanjang tahun 2023, Sumatera Barat (Sumbar) diterjang 555 bencana.

Riki Chandra
Selasa, 09 Januari 2024 | 16:19 WIB
555 Bencana Alam Terjang Wilayah Sumbar Selama 2023, Angin Kencang dan Tanah Longsor Mendominasi
Jalur Sumbar-Riau putus total akibat longsor. [Dok.Istimewa]

SuaraSumbar.id - Sepanjang tahun 2023, Sumatera Barat (Sumbar) diterjang 555 bencana. Angka tersebut merupakan data sementara Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumbar.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Rudy Rinaldy mengatakan, berdasarkan data itu, bencana yang banyak terjadi berupa angin kencang, longsor, banjir, hingga erupsi Gunung Marapi.

Ia merincikan, bencana angin kencang tercatat terjadi 209 kejadian, tanah longsor 102 kejadian, banjir 84 kejadian, erupsi 123 kali, tanah terban satu kejadian, air bah satu kejadian, abrasi pantai lima kejadian, karhutla 20 kejadian, dan banjir bandang lima kejadian.

Data periode 2014-2022, terjadi 6.274 kejadian bencana alam yang terbagi menjadi enam jenis bencana alam (di luar gempa bumi dan tsunami).

Rinciannya angin kencang 3.505 kejadian (55,9 persen), longsor 1.161 kejadian (19,5 persen), banjir 853 kejadian (13,6 persen), kebakaran hutan dan lahan 609 kejadian (9,7 persen), banjir bandang 107 kejadian (1,7 persen), dan abrasi pantai 39 kejadian (0,6 persen).

Rudy menyebut informasi dari BMKG setempat, hingga Februari 2024, Sumbar masih dalam musim hujan yang memiliki potensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir bandang, banjir, dan longsor.

Oleh karena itu ia mengimbau masyarakat, terutama yang berada di sekitar aliran sungai, untuk tetap waspada terhadap potensi bencana.

Pengendara juga diimbau berhati-hati untuk melewati jalur rawan longsor, terutama saat hujan deras.

Bencana banjir dan longsor di Sumbar ikut berpotensi memutus arus transportasi, baik antarkabupaten/kota maupun antarprovinsi, karena material longsor menimbun badan jalan.

Sebelumnya, Gubernur Sumbar, Mahyeldi mengatakan potensi bencana terutama longsor yang bisa memutus akses transportasi antarprovinsi, seperti Sumbar-Riau, Sumbar-Sumut, Sumbar-Bengkulu, dan Sumbar-Jambi harus dipetakan dan dicarikan solusi sebagai langkah antisipasi.

Hal itu untuk meminimalkan kerugian karena jalur itu merupakan urat nadi perekonomian daerah. (Antara)

Baca Juga:Banjir di Limapuluh Kota Rendam Ribuan Rumah hingga Sekolah dan Rumah Ibadah, Jalan Sumbar-Riau Sudah Bisa Dilewati

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini