Co-Captain AMIN Thomas Lembong: Di Pilpres, Uang Bukan Menentukan, Megawati Pernah Kalah

Thomas Lembong memastikan di tingkatan Pilpres, uang bukan faktor yang menentukan kemenangan sosok calon presiden (capres).

Tasmalinda
Senin, 01 Januari 2024 | 21:26 WIB
Co-Captain AMIN Thomas Lembong: Di Pilpres, Uang Bukan Menentukan, Megawati Pernah Kalah
Co-Captain AMIN Thomas Lembong

SuaraSumbar.id - Sosok co-captain pasangan AMIN Thomas Lembong makin viral di sejumlah akun media sosial aplikasi TikTok. Analsisnya mengenai Pemilihan Presiden (Pilpres), ekonomi global sekaligus IKN menjadi bahasan warganet di aplikasi tersebut.

Salah satu yang menarik perhatian saat Thomas Lembong memastikan di tingkatan Pilpres, uang bukan faktor yang menentukan kemenangan sosok calon presiden (capres).

Bagian dari tim Pemenangan Anies Baswedan-Cak Imin atau Muhaimin Iskandar ini mengungkapkan jika pengalaman Pilpres di Indonesia memang berbeda. Karena itu, mantan menteri Perdagangan ini mengungkapkan jika uang bukan faktor penentu kemenangan capres di Indonesia.

"Di tingkatan Pilpres, saya yakin uang bukan faktor penentu," ujarnya menjawab pertanyaan mengenai banyaknya pengusaha yang lari dari pasangan Anies Baswedan karena adanya khawatir akan kestabilan perusahaan atas perizinan.

Baca Juga:15 Pendaki dari Sumut Diamankan BKSDA Sumbar, Niatnya Mau Tahun Baru di Gunung Singgalang

Mentan menteri Perdagangan ini mengungkapkan jika pada Pilpres Indonesia, yang terjadi akan bisa berbeda. Misalnya, pada tahun 2014, sosok Megawati kalah telak di Pilpres.

"Saat itu Megawati sudah memerintah sekitar hampir 2 sampai 3 tahun memimpin atau menjadi Presiden tapi tidak menang," ujarnya.

Lain lagi pengalaman sosok Prabowo Subianto yang pernah berpasangan dengan ipar Presiden kala itu, yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Hatta Rajasa.

Pasangan ini pun gagal padahal disebut-ssebut didukung oleh pengusaha importir dalam industri minyak bumi. "Tetap saja kalah," ujarnya.

Bahasan ini tidak lain bermula mengenai adanya ketakutan pengusaha yang merapat ke kubu AMIN karena berhubungan dengan izin dan keberlangsungan usaha.

Baca Juga:Banjir di Limapuluh Kota Rendam Ribuan Rumah hingga Sekolah dan Rumah Ibadah, Jalan Sumbar-Riau Sudah Bisa Dilewati

Menanggapi hal ini, Thomas Lembong memastikan jika pengusaha yang tarik diri itu lebih pada perusahaan yang sudah punya keterikatan perizinan alias konsensi.

"Sementara pengusaha menengah, pengusaha lokal banyak yang bergabung ke AMIN, mereka cukup untuk memenuhi kebutuhdan dasar kampanye saat ini," aku pria yang kerap juga dipanggil Tom Lembong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini