Nilai transaksi efek ekuitas adalah indikator penting aktivitas dan likuiditas pasar modal, menunjukkan jumlah uang yang diperdagangkan investor untuk membeli atau menjual saham.
Meski terjadi penurunan nilai transaksi pada tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya, Early tetap optimis tentang prospek pertumbuhan pasar modal Indonesia pada tahun 2024.
“Pasar modal Sumbar menunjukkan ketahanan dan prospek yang menjanjikan,” ucapnya.
Selain itu, nilai aset saham di Sumbar juga mencatat kenaikan signifikan, naik 54% dari akhir 2022, mencapai Rp1.585.660.658.831 pada 30 November 2023. Nilai aset non saham juga meningkat 14%, menjadi Rp2.218.062.864.608.
Baca Juga:KPU Sumbar Coret Lagi 3 Caleg dari DCT Pemilu 2024
Mayoritas investor pasar modal Sumbar adalah mahasiswa/pelajar dan pegawai swasta. Kota Padang mendominasi transaksi dengan persentase 80,6% dari total transaksi bursa investor di Sumbar pada November 2023.
Namun, Early menekankan pentingnya inklusi keuangan di daerah seperti Sawahlunto, Padang Panjang, Kota Pariaman, dan Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Meskipun terjadi kemajuan, daerah-daerah ini masih memerlukan upaya lebih dalam peningkatan literasi keuangan.
Kontributor : Rizky Islam
Baca Juga:Prabowo Minta Maaf Bikin Macet Lalu Lintas di Sumbar