Kolaborasi Pembelajaran Digital hingga Pariwisata Budaya, Brand Masa Depan Payakumbuh

Bimtek Digitalisasi Guru SMK se-Kota Payakumbuh Tahap II berakhir.

Riki Chandra
Senin, 16 Oktober 2023 | 16:45 WIB
Kolaborasi Pembelajaran Digital hingga Pariwisata Budaya, Brand Masa Depan Payakumbuh
Bimtek Digitalisasi Guru SMK se-Kota Payakumbuh. [Dok.Istimewa]

Karena, seperti sering disinggung Ketua DPRD Sumbar Suparadi di berbagai kesempatan, Payakumbuh harus hadirkan konsep wisata budaya, karena ‘keunikan’ dan ‘kekhasan’ budaya Payakumbuh tidak akan ditemui di kawasan-kawasan wisata lain.

“Kalau soal pemandangan alam, hampir semua kawasan wisata punya pemandangan alam yang sama indahnya dengan pemandangan di Harau” jelas Supardi saat berdiskusi dalam Bimtek Digitalisasi Guru SMK se-Kota Payakumbuh berlangsung dari 11-14 Oktober 2023 lalu di Bukittinggi.

“Apa yang membedakan kita, yang menjadi daya tarik wisata kita, adalah budaya kita sendiri, yang belum tentu ditemukan di tempat lain,” lanjutnya.

“Saya bersama pemerintah, punya mimpi menjadikan Payakumbuh wisata berbasis budaya, sekaligus kota digital,” tambahnya sambil menekankan pentingnya peran pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan hal tesebut.

Baca Juga:Viral Seorang Pemuda di Sumbar Dikeroyok hingga Terkapar, Dipukul Pakai Kunci Roda

Satu hal penting yang juga kerap disinggung Supari adalah kebutuhan akan suatu ekspo SKM, dimana para pelajar SMK diberi ruang untuk memamerkan dan menyebarkan inovasi-inovasi mereka. Kini Dinas Provinsi bersama Supardi tengah merancang ekspo tersebut.

Dalam Ekspo SMK 2023 yang akan diadakan di Payambuh nanti itu, karya-karya inovasi siswa SMK tidak hanya dipamerkan atau dijual. Lebih dari itu, karya-karya tersebut bisa dikembangkan lebih jauh guna diintegrasikan dengan pembangunan pariwisata.

Dari Bimtek ke Ekspo SMK

Dari awal, kata Supardi, Bimtek ini memang diseting salah satu tujuannya adalah terciptanya Ekspo SMK 2023.” Materi-materi dalam rangakaian workshop tersebut juga dirancang secara berkesinambungan agar outputnya lebih optimal.

“Materi-materi dari Bimtek-bimtek itu sebelumnya saling berkesinambungan satu sama lain. Materi di awal-awal, akan dierkuat dan diperdalam pada materi-materi workhop selanjutnya,” Supardi melanjutkan pemaparan soal kesinambungan materi dalam Bimtek.

Geovani Farel dan Bayu Ramadani Fajri, dua akademisi muda dari Universitas Negeri Padang, khusus dihadirkan dalam Bimtek Digitaliasi SMK teranyar, di Novotel Bukittinggi, Sabtu, (14/10/23), guna mempersiapkan Ekspo SMK 2024.

Baca Juga:Pianis Ananda Sukarlan Ramaikan Payakumbuh Poetry Festival 2023

Mereka berdua adalah akademisi di bidang teknologi informatika dan desain grafis, yang berikan materi yang diberikannya menekankan pada kesiapan sekolah untuk mengikuti ekspo. Mulai dari konsep, teknis, hingga evaluasi ekspo.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini