Sementara itu, Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Wardi mengatakan jika pihaknya ingin memeriksa tempat dibuatnya video syur tersebut. Namun, saat pihaknya ingin masuk, kamar tersebut sudah terisi tamu.
"Kita ingin periksa ruangan kamar ini. Karena informasi yang kita dapatkan video yang viral itu dibuat di Kamar ini. Tapi ternyata sudah ada tamu," kata AKP Wardi.
Kepolisian saat ini juga sedang memburu kedua pemeran dalam video yang membuat gaduh jagat lini masa tersebut. Bahkan sebelumnya tagar #kebayamerah bahkan sempat memuncaki trending Twitter.
Menindaklanjuti hal tersebut Polisi langsung bergerak mengecek lokasi pembuatan video mesum wanita kebaya merah di Surabaya. Petugas mendatangi hotel yang ada di Jalan Sumatera Surabaya.
Baca Juga:Sejoli Pemeran Video Porno Kebaya Merah Ditangkap, Keduanya Asal Surabaya
Dari Hasil Penyelidikan anggota di Lapangan, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Muchammad Fakih menjelaskan Petugas mencocokkan tempat atau kamar seperti yang ada di dalam Video tersebut diduga Video tersebut dibuat di kamar nomor 1710 dan pembuatan Video tersebut di bawah bulan Juli tahun 2022.
"Dari keterangan petugas Hotel dan Sejumlah Karyawan Hotel, diketahui bahwa tiap kamar dipasang Stiker dilarang merokok di Bulan Juni - Juli 2022 sedangkan di dalam Video tersebut di dalam kamar tidak ada stiker dilarang merokok," ujar M. Fakih.
Sedangkan, Backdrop kasur tiap lantai hanya dipasang 1 kamar yang ada wallpaper sesuai video yang tersebar, Bahwa pegawai terapis yang ada di hotel the life style tidak ada yang menggunakan pakaian kebaya dan pemeran dalam video tersebut dipastikan bukan pegawai hotel.
"Kini Polrestabes Surabaya bersama Jajaran Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim sedang melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi terkait Kebenaran Video Asusila Wanita Berkebaya merah tersebut," ujarnya menambahkan.