Selain itu, Pemerintah Kabupaten Agam terlihat lalai melaksanakan pekerjaan yang sudah di tender.
“Waktu tingga beberapa bulan lagi, sementara banyak pekerjaan yang belum dilakukan seperti tiga ruas jalan di Malalak. Padahal pemenangnya sudah diumumkan. Apakah ada tarik ulur antara pemerintah daerah dengan pemenang tender,” pungkas dia.
Terpisah, Bupati Agam Andri Warman tidak mau berkomentar banyak soal itu. "Saya menelpon bapak kembali karena saya menghormati bapak telah menelpon saya, soal itu saya tidak mau berkomentar banyak, saya tidak ingin memperuncing masalah," katanya kepada covesia.com, Kamis (8/9/2022).
Baca Juga:Wakil Bupati Agam Positif Corona, Sempat ke KPU Daftar Pilkada