Bandar Udara Rokot pembangunannya pada tahun 1980 dan operasikan pada tahun 1983 sebagai lapangan terbang perintis.
![Proses pembangunan Badara Rakot, Mentawai, Sumatera Barat yang ditargetkan rampung pada Agustus 2022. [Dok.ANTARA]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/11/22/53585-bandara-rokot.jpg)
Kemudian pada tahun 1998 mengalami peningkatan klasifikasi menjadi Bandar Udara Kelas V.
Dan terakhir berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor : KM.7 Tahun 2009 Klasifikasi Bandar Udara Rokot ditingkatkan menjadi Bandar Udara Kelas IV.
Namun, untuk peningkatan dan lancarnya transportasi ke Mentawai, saat ini Pemerintah Provinsi Sumatra Barat tengah mengerjakan pembangunan di Bandara Rokot ini.
Untuk pembangunan bandara yang memiliki panjang 160 meter atau sekitar 43 hektare termasuk lahan parkir, dengan anggaran Rp 574 miliar.
Kepala Bappeda Sumbar Medi Iswandi menjelaskan pembangunan Bandara Rokot untuk mendukung pariwisata di Mentawai, serta membangkitkan ekonomi di daerah.
Pusako Anak Nagari direncanakan sebagai feeder (pengumpan) Bandara Minangkabau dan juga sebagai alternatif mitigasi bencana di Propinsi Sumatera Barat.
![Bandara Pusako Anak Nagari Pasaman Barat, Sumatera Barat, segera melakukan aktivitas penerbangan pada Jumat (8/1/2021) setelah dua tahun tidak aktif. [Suara/Dok.Antara/Altas Maulana]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/01/05/79962-bandara-pusako-anak-nagari-pasaman-barat.jpg)
Bandara ini terletak di Jorong Laban, Nagari Kapa, Luhak Nan Duo, kabupaten Pasaman Barat.
Secara geografis letaknya pada koordinat N.00.04′.356′-E.099.47’000″ dengan Azimut 24-06 (33-15).
Adapun jenis pesawat yang bisa mendarat di bandar udara ini adalah Cassa 212.
Baca Juga:Pemkab Usul Penerbangan di Bandara Pusako Anak Nagari Pasaman Barat Aktif Lagi 2023, Tahun Ini Vakum
4. Bandara Tabing Padang