facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Lagi, Ratusan Mantan Pengikut NII Sumbar Kembali ke NKRI

Riki Chandra Kamis, 12 Mei 2022 | 16:09 WIB

Lagi, Ratusan Mantan Pengikut NII Sumbar Kembali ke NKRI
Proses pencabutan baiat oleh ratusan mantan anggota NII di Limapuluh Kota. [Suara.com/ Istimewa]

Setelah di Dharmasraya dan Tanah Datar, ratusan mantan pengikut Negara Islam Indonesia (NII) di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) mencabut baiatnya.

SuaraSumbar.id - Setelah di Dharmasraya dan Tanah Datar, ratusan mantan pengikut Negara Islam Indonesia (NII) di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) mencabut baiatnya dan kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di, Kamis (12/5/2022).

Baiat massal tersebut disaksikan oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa, Perwakilan Danrem 032 Wirabraja, Kasatgaswil Densus 88 AT, Kabinda Sumbar, Pejabat Utama Polda Sumbar dan lainnya.

Jumlah orang yang mengikuti baiat hari di Limapuluh Kota ini merupakan hasil penyelidikan dari Densus 88 Anti Teror Mabes Polri.

Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Datuak Bandaharo Rajo mengatakan, pencabutan baiat kedua ini diikuti oleh 225 mantan anggota NII yang berasal dari Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Payakumbuh, Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Dharmasraya.

Baca Juga: Dua Mantan Anggota NII Sumbar Sebarkan Paham Berkedok Kegiatan Wisata

"Kami berterimakasih kepada Gubernur dan Kapolda Sumbar serta aparatur negara yang melaksanakan pengamanan dan yang mengikuti kegiatan pencabutan baiat NII kedua ini," katanya.

Sementara Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, masyarakat Limapuluh Kota memiliki banyak jasa kepada NKRI.

"Maka dari itu masyarakat Sumbar ini jadi garda terdepan dalam menjaga dan merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia," tuturnya.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa menyampaikan terima kasih atas kesadaran warga Sumbar yang terpapar aliran radikalisme NII dengan kesadaran tinggi kembali menyatakan kesetiaannya kepada NKRI.

"Tenggang waktu yang saya berikan sampai 20 Mei ini, Alhamdulillah sebelum target seluruhnya telah cabut baiatnya," katanya.

Baca Juga: Innalillahi, Bos Martabak Kubang Hayuda Meninggal Dunia di Limapuluh Kota

Ia menyebutkan, dari jumlah yang diketahui dari Mabes Polri yakni 1.125 orang. Kemudian dari pengembangan yang dilakukan menjadi sejumlah 1.157 orang dan ada penambahan anggota NII 32 orang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait