Heboh Video Pamer Balita Pasang Behel, Ini 6 Bahaya Kawat Gigi Bagi Anak-anak

Video yang memamerkan seorang balita pasang kawat gigi atau behel, viral di media sosial TikTok. Aksi itu pun menuai sorotan hingga kecaman dari para warganet.

Riki Chandra
Rabu, 27 Juli 2022 | 18:15 WIB
Heboh Video Pamer Balita Pasang Behel, Ini 6 Bahaya Kawat Gigi Bagi Anak-anak
Ilustrasi kawat gigi. (Pexels/Cottonbro)

SuaraSumbar.id - Video yang memamerkan seorang balita pasang kawat gigi atau behel, viral di media sosial TikTok. Aksi itu pun menuai sorotan hingga kecaman dari para warganet.

Pasalnya, sudah menjadi pengetahuan umum bahwa ada usia minimal untuk pemasangan behel. Diketahui, kawat gigi pada dasarnya berfungsi untuk merapikan gigi dan rahang. Namun terdapat ketentuan pemasangan behel dari mulai usia dan gigi pasien.

Berikut bahaya kawat gigi bagi anak-anak dikutip dari Suara.com.

1. Menghambat Pertumbuhan Tulang Rahang dan Gigi

Baca Juga:Viral Balita Dipasang Behel, Kenali 6 Bahaya Memasang Kawat Gigi Pada Anak Balita

Behel atau kawat gigi yang dipasang pada gigi balita bisa menghambat pertumbuhan tulang, rahang, dan giginya. Selain itu, dikhawatirkan pula kebersihannya karena balita tidak mampu merawat sendiri behel pada giginya dan tidak mampu membersihkan giginya dengan baik.

2. Gigi Keropos

Selain itu, gigi keropos juga menjadi risiko jika behel dipasang terlalu dini kepada anak. Behel yang dipasang dengan kencang pada gigi akan mengakibatkan gigi susunya keropos.

3. Peradangan Gusi

Tak hanya gigi keropos, ada bahaya lain yang menghantui jika behel dipasang pada anak yang masih dalam usia balita. Gusi balita akan mengalami peradangan lantaran behel yang dipasang terlalu kencang.

Baca Juga:Viral Balita Dipakaikan Behel, Dokter Gigi: Harus Dilepas!

4. Nyeri dan Kehilangan Nafsu Makan yang Menyebabkan Malnutrisi

Behel yang dipasang terlalu kencang pada gigi anak juga akan menimbulkan nyeri yang berlebihan pada gigi anak. Nyeri yang dirasakan saat memakai kawat gigi itu otomatis akan mengganggu pola makan balita.

Hal itu mengakibatkan balita yang dipasang behel akan kehilangan napsu makannya hingga menyebabkan malnutrisi.

5. Gigi Bertumpuk

Gigi yang bertumpuk akan berjejal dan membuat gigi menjadi tidak rapi. Beberapa studi klinis menjelaskan bahwa pemasangan behel pada usia terlalu muda akan menjadi pemborosan karena rahang balita akan menyesuaikan diri saat usia dewasa.

6. Gigi Berjarak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini