Tubuh Perempuan Berubah Gara-gara Jatuh Cinta, Ternyata Ini Manfaat Kesehatannya

Penelitian yang dilakukan oleh Universitas California atau UCLA beberapa tahun lalu, mengungkapkan bahwa jatuh cinta dapat mengubah tubuh perempuan.

Riki Chandra
Jum'at, 22 Juli 2022 | 10:15 WIB
Tubuh Perempuan Berubah Gara-gara Jatuh Cinta, Ternyata Ini Manfaat Kesehatannya
Ilustrasi jatuh cinta (Pixabay/jarmoluk)

SuaraSumbar.id - Penelitian yang dilakukan oleh Universitas California atau UCLA beberapa tahun lalu, mengungkapkan bahwa jatuh cinta dapat mengubah tubuh perempuan.

Pasalnya, perempuan yang tengah jatuh cinta akan memproduksi jenis protein tertentu, yang disebut dengan interferon.

Interferon sendiri merupakan protein alami tubuh yang jadi bagian sistem imun untuk melawan infeksi bakteri, virus, dan penyebab penyakit lainnya.

"Cinta romantis yang baru tidak hanya dapat melakukan perubahan psikologis tetapi juga perubahan fisiologis," tulis penelitian UCLA yang ditulis The Sunday Times, beberapa waktu lalu, dikutip dari Suara.com, Kamis (21/7/2022).

Baca Juga:Jatuh Cinta Ternyata Bikin Tubuh Perempuan Berubah, Yuk Kenali Manfaatnya Lebih Lanjut!

Peneliti kemudian mengambil sampel dari 47 orang perempuan dewasa muda yang sedah jatuh cinta. Mereka kemudian menemukan fakta bahwa tubuh perempuan yang jatuh cinta memproduksi protein interferon.

Ketika nyala api asmara perlahan mulai padam, tingkat interferon tubuh ternyata ikut berkurang. Sayangnya penelitian ini baru meneliti perempuan.

Tim berniat melakukan penelitian sama pada laki-laki di lain waktu dan mencari tahu apa penyebabnya secara mendalam.

Saat jatuh cinta, detak jantung juga cenderung akan meningkat, sehingga aliran darah ke seluruh tubuh juga akan lebih lancar.

Ini juga yang menjadi salah satu alasan terbesar mengapa jatuh cinta bisa menimbulkan dampak positif bagi kesehatan.

Baca Juga:4 Tanda Kamu Salah Menaruh Hati, Salah Satunya Dia Tidak Bisa Diandalkan!

Lebih lanjut, berikut manfaat jatuh cinta seperti yang dikutip Suara.com dari Hello Sehat.

1. Menurunkan Kadar Stres
Jatuh cinta dapat membuat stres yang dirasakan bisa berkurang. Hal ini terjadi karena interaksi positif, rasa aman, dan dukungan yang didapatkan dari pasangan.

Hal tersebut dapat memicu tubuh memproduksi hormon oksitosin, dan hormon dopamin, dua hormon yang bermanfaat untuk menurunkan kadar stres dalam tubuh.

2. Membantu Melawan dan Mencegah Penyakit
Dari sebuah studi yang meneliti pasien dengan penyakit serius, seperti kanker, diketahui pasien bisa memiliki peluang kesembuhan yang lebih tinggi karena hubungan yang harmonis dengan keluarga dan pasangannya.

Jatuh cinta juga bisa menjauhkan dari penyakit. Ketika menjalin hubungan, akan ada kepedulian kesehatan satu sama lain, sehingga dapat saling memberi motivasi dalam menjaga kesehatan.

3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Berbagai emosi positif yang ada dalam tubuh saat hatuh cinta bermanfaat untuk menetralkan emosi negatif, yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan memengaruhi kesehatan jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini