facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ledakan Bom di Kabul Afghanistan Jelang Idul Fitri, Seorang Tewas

Riki Chandra Minggu, 01 Mei 2022 | 16:15 WIB

Ledakan Bom di Kabul Afghanistan Jelang Idul Fitri, Seorang Tewas
Ilustrasi ledakan bom di dalam mobil. [Dok.Antara]

Ledakan bom di dalam mobil berpenumpang terjadi di Kabul, ibuk Kota Afghanistan pada Sabtu (30/4/2022). Seorang warga dilaporkan tewas dalam kejadian tersebut.

SuaraSumbar.id - Ledakan bom di dalam mobil berpenumpang terjadi di Kabul, ibuk Kota Afghanistan pada Sabtu (30/4/2022). Seorang warga dilaporkan tewas dalam kejadian tersebut.

Ledakan bom kedua di ibu kota Afghanistan dalam dua hari itu terjadi saat kekhawatiran keamanan meningkat menjelang hari raya Idul Fitri.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan pada Sabtu itu, menurut keterangan dari saluran telegram kelompok itu.

"Seorang wanita tewas dan tiga lainnya terluka," kata juru bicara komandan Kabul Khalid Zadran kepada Reuters.

Baca Juga: DUAARR Bom Meledak Jelang Idul Fitri di Kabul, Sumbernya dari Mobil Van Penumpang

Sehari sebelumnya, sebuah ledakan menewaskan lebih dari 50 jemaah setelah sholat Jumat di sebuah masjid di Kabul di tengah serentetan serangan terhadap masjid selama bulan suci Ramadan.

Seorang saksi mata ledakan di van penumpang, Ali Maisam (19 tahun), yang sedang menunggu di luar toko roti terdekat pada saat itu, mengatakan dia melihat sejumlah mayat.

"Saya melihat orang-orang keluar dari minibus dengan wajah berdarah dan terbakar. Saya melihat empat mayat dibawa keluar dan seorang wanita termasuk di antara yang tewas," katanya.

Kekhawatiran tentang keamanan telah meningkat di seluruh Afghanistan ketika negara itu pada Minggu bersiap untuk merayakan Idul Fitri untuk pertama kalinya, dalam lebih dari 20 tahun, di bawah pemerintahan Taliban.

Sebelumnya, kelompok Taliban digulingkan dari kekuasaan menyusul invasi Amerika Serikat ke Afghanistan pada 2001.

Baca Juga: Jelang Idul Fitri, Afghanistan Diguncang Dua Bom Maut Dalam 2 Hari

Taliban merebut kembali kekuasaan pada Agustus 2021 setelah pasukan asing menarik diri dari negara itu dan sejak itu Afghanistan bergulat dengan meningkatnya serangan oleh ISIS.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait