Saat memberikan keterangan di kantor polisi, AK mengakui informasi peristiwa tersebut bohong alias hoaks.
"Itu cerita karangan. Saya karang karena setengah sadar. Saya takut dimarahi istri," kata AK sembari menangis.
AK lantas menceritakan kisah sebenarnya, bahwa dirinya pada malam itu asyik berpesta minum minuman keras bersama 4 orang rekannya, Selasa (12/4) sekitar pukul 23.00 WIB.
"Saya minum gedang kluthuk. Saat mabuk, saya ribut dengan AP, sehingga saya babak belur."
Baca Juga:Ternyata Kejahatan Jalanan Timpa Driver Ojol Cuma Prank, Polresta Jogja Bawa Korban ke Kantor Polisi
Ternyata, kondisi wajahnya yang babak belur itu dipotret temannya dan diunggah ke media sosial.
"Saya minta maaf kepada masyarakat, terkhusus bapak-bapak polisi, karena membuat kerugian," kata AK.
Direreskrimum Polda Daerah Istimewa Yogyakarta Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, AK sengaja menceritakan kisah bohong karena saat pulang ke rumah, dirinya bertanya sang istri.
"Saat itu dia dalam kondisi dipengaruhi alkohol, jadi dia dibilang jadi korban klithih."
Namun, AK dan istri saat itu bersepakat tidak bakal melaporkan kejadian itu ke polisi.
Baca Juga:Kejahatan Jalanan Dikhawatirkan Ganggu Pariwisata, Dispar Bantul Bakal Bentuk Tim Keamanan
"Jadi dia karena takut dimarahi istri. Takut dibilang hanya main-main serta tidak bekerja, padahal lagi minum miras."