Terlalu Sering Keramas Ternyata Bisa Picu Rambut Rontok, Ini Faktanya

Kebiasaan terlalu sering keramas ternyata bisa memicu rambut rontok. Selain itu, terpapar Covid-19 juga bisa memicu kerontokan rambut.

Riki Chandra
Sabtu, 12 Februari 2022 | 09:15 WIB
Terlalu Sering Keramas Ternyata Bisa Picu Rambut Rontok, Ini Faktanya
Ilustrasi rambut rontok. [freepik.com]

SuaraSumbar.id - Kebiasaan terlalu sering keramas ternyata bisa memicu rambut rontok. Selain itu, terpapar Covid-19 juga bisa memicu kerontokan rambut.

Hal itu dinyatakan dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Cynthia Natalia Wibowo, Sp.KK. Menurutnya, keramas terlalu sering, misalnya tiga kali dalam sehari, dapat menimbulkan kekeringan pada kepala karena minyak alami pada rambut menjadi berkurang.

"Pemilihan sampo juga penting, untuk sehari-hari pakai mild sampo, penting juga untuk memakai kondisioner," kata Cynthia, Jumat (11/2/2022).

Proses pengeringan rambut juga berpengaruh dalam kerontokan. Rambut yang dikeringkan dengan hair dryer atau sering dicatok lebih rentan kering dan rapuh, sehingga lebih mudah rontok.

Baca Juga:5 Tips Merawat Rambut Rontok, Bisa Kembali Membuatmu Percaya Diri

Rambut rontok juga dapat dipengaruhi oleh penyintas penyakit infeksi termasuk Covid-19 dan demam berdarah. Cynthia menjelaskan, rambut rontok wajah terjadi setelah seseorang terinfeksi. "Istilahnya telogen affluvium," katanya.

Tapi kejadiannya tidak serta merta, rambut rontok bisa saja baru disadari ketika beberapa pekan telah berselang sejak pasien mengalami demam. Stres pada tubuh, misalnya perubahan hormon setelah melahirkan, juga dapat merangsang telogen affluvium sehingga rambut menjadi rontok.

Kerontokan juga bisa disebabkan oleh penyakit autoimun, kondisi yang disebut Alopecia areata. Ciri-cirinya adalah pitak di berbagai tempat. Kondisi ini kerap menimpa anak-anak. 80 persen penderitanya akan sembuh sendiri meski tak diketahui pasti berapa lama waktu yang dibutuhkan.

Dia menjelaskan, pertumbuhan rambut terdiri dari tiga fase, yakni fase pertumbuhan yang disebut anagen, fase katagen yang merupakan transisi dan fase telogen di mana rambut rontok.

Biasanya ada 100.000 helai rambut di kepala dan kerontokan 100 lembar per hari masih dianggap normal. Seseorang bisa mencoba "pull test" dengan cara memegang sejumput rambut dengan dua jari, lalu menariknya. Bila ada beberapa helai rambut rontok meski tarikannya tidak kencang, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter.

Baca Juga:Dear Ladies, Begini Cara Rawat Rambut Rusak Hingga Rontok

Untuk mencegah rambut rontok, dia berpesan agar merawat rambut dengan memakai sampo dan kondisioner demi menjaga kesehatan batang rambut. Disarankan untuk memakai produk terpisah, bukan produk 2-in-1. Saat keramas, sampo tak hanya dipakai untuk membersihkan rambut, tetapi juga kulit kepala. Sementara kondisioner hanya dipakai di rambut, bukan kulit kepala.

Konsumsilah makanan yang mengandung nutrisi untuk meningkatkan keratin dalam tubuh, zinc dan juga vitamin D. Sayuran hijau seperti bayam dapat menjadi pilihan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak