facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Didemo Warga, Pelantikan Ketua RT dan RW di Bukittinggi Dibatalkan

Riki Chandra Sabtu, 22 Januari 2022 | 11:27 WIB

Didemo Warga, Pelantikan Ketua RT dan RW di Bukittinggi Dibatalkan
Pelantikan RT RW di Kelurahan Ladang Cakiah Bukittinggi batal karena keberatan warga. [Dok.Antara]

Pelantikan Ketua RT dan RW di Kelurahan Ladang Cangkiah, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), batal digelar.

SuaraSumbar.id - Pelantikan Ketua RT dan RW di Kelurahan Ladang Cangkiah, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), batal digelar. Pelantikan itu batal lantaran didemo puluhan warga sekitar.

Masyarakat yang melakukan aksi keberatan menyebut pihak kelurahan menyalahi prosedur dan tidak bermusyawarah terlebih dahulu.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Ladang Cakiah, Yerri Amiruddin Dt Rangkayo Batuah mengatakan, demonstrasi ini didasari banyaknya kebijakan kelururahan yang membuat masyarakat terpecah.

"Misalnya, menukar struktur pengurus organisasi kemasyarakatan tanpa melalui musyawarah, kemudian menunjuk dan menetapkan Ketua RT dan RW secara sepihak, memang Pak Lurah hanya memfasilitasi, tapi tim kepanitiaan yang dibentuk tidak melibatkan tokoh masyarakat dan ninik mamak,” kata Yerri Amirudrin, dikutip dari Antara, Sabtu (22/1/2022).

Baca Juga: KPK Janji Usut Tuntas Penimbunan Danau Singkarak di Kabupaten Solok yang Diduga Ilegal

Menurutnya, sejumlah nama calon RT dan RW yang rencananya akan dilantik terindikasi menyalahi Perda Kota Bukittinggi Nomor 11 tahun 2016 tentang Lembaga Kemasyarakatan di Kelurahan.

“Untuk menjadi Ketua RT itu dalam Perda diatur bahwa tidak boleh menjabat di lembaga kemasyarakatan lain, dan bukan anggota Partai Politik, ada sebagian yang akan dilantik itu kader partai, ada pula sosok yang merangkap jabatan lembaga lain di kelurahan,” kata dia.

Yerri Amiruddin juga menyebut sebagian masyarakat sebelumnya merasa tersinggung dengan kepemimpinan lurah dalam membuat kebijakan.

“Tata krama bakampuang ba nagari tidak dipahami dengan baik oleh Pak Lurah sejak beliau dilantik tiga bulan lalu, musyawarah nyaris tidak ada, sementara kebijakan terus saja ada yang baru,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Aur Birugo Tigo Baleh, Nadiatul Khairiah yang hadir langsung di Kantor Lurah Ladang Cakiah untuk menjadi penengah antara warga dan kelurahan membenarkan pihaknya telah menampung aspirasi itu.

Baca Juga: Walhi Sumbar Sebut Reklamasi Danau Singkarak Langgar Aturan, Potensi Kerugian Capai Rp 3,3 Miliar

“Ada kesalahfahaman, kita dari kecamatan akan berkantor di Kelurahan Ladang Cakiah untuk sementara waktu hingga masalah ini terselesaikan secara baik dan kekeluargaan tentunya," kata Nadiatul.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait