Tebing Bekas Longsor Lembah Anai Dilapisi Pasir Besi, Jalur Padang-Bukittinggi Dibuka Terbatas

Proses perbaikan jalur Lembah Anai terus dilakukan setelah longsor dan galodo sempat memutus akses utama penghubung PadangBukittinggi.

Riki Chandra
Sabtu, 21 Februari 2026 | 14:43 WIB
Tebing Bekas Longsor Lembah Anai Dilapisi Pasir Besi, Jalur Padang-Bukittinggi Dibuka Terbatas
Foto udara sejumlah kendaraan antre menunggu jadwal dibukanya jalan di Lembah Anai, Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (10/1/2026). [Dok. Antara/ Iggoy el Fitra]
Baca 10 detik
  •  Tebing longsor diperkuat rangka besi dan pasir besi.

  • Jalur dibuka terbatas hanya kendaraan kecil dan sedang.

  • Bus dan truk dialihkan melalui jalur Sitinjau Lauik.

     

SuaraSumbar.id - Proses perbaikan jalur Lembah Anai terus dilakukan setelah longsor dan galodo sempat memutus akses utama penghubung Padang–Padang Panjang–Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).

Salah satu langkah yang kini dikerjakan adalah pelapisan dinding tebing bekas longsor menggunakan rangka besi dan semprotan pasir besi.

Di lokasi perbaikan jalur Lembah Anai, tepatnya di Kabupaten Tanah Datar, dinding tebing yang sebelumnya runtuh kini diperkuat dengan struktur rangka besi yang menutup permukaan lereng.

Rangka tersebut kemudian dilapisi adukan pasir besi guna menahan potensi material tanah lepas.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam perbaikan jalur Lembah Anai agar jalur vital tersebut kembali aman dilalui masyarakat.

Penguatan tebing dilakukan untuk meminimalkan risiko longsor susulan di kawasan yang dikenal rawan bencana tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, rangka besi dipasang menutup seluruh bagian tebing yang mengalami longsor. Setelah itu, permukaan lereng disemprot menggunakan campuran pasir besi yang berfungsi memperkuat struktur tanah. Metode ini bertujuan menahan lepasan material yang berpotensi jatuh ke badan jalan.

Penggunaan lapisan pasir besi dengan rangka besi beton bukan kali pertama diterapkan. Metode ini telah digunakan di berbagai proyek infrastruktur jalan raya, khususnya pada penanganan tebing rawan longsor. Salah satu contohnya adalah pelapisan dinding tebing di kawasan Kelok Sembilan yang dikenal memiliki kontur perbukitan terjal.

Sementara itu, normalisasi jalur Padang–Padang Panjang–Bukittinggi yang sebelumnya terputus akibat galodo terus digenjot. Aktivitas perbaikan dilakukan setiap hari dengan sistem buka-tutup jalan.

Selama jam kerja proyek, jalur tersebut ditutup mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Setelah itu, akses dibuka kembali mulai pukul 17.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB. Namun, pembukaan jalur hanya diperuntukkan bagi kendaraan kecil dan sedang.

Untuk kendaraan berukuran besar seperti bus besar dan truk, jalur ini masih belum dapat dilalui. Kendaraan besar dialihkan melalui jalur alternatif Sitinjau Lauik guna menghindari risiko di area perbaikan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak