alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Menko PMK Muhadjir Effendy Desak Percepat Produksi Vaksin Merah Putih

Riki Chandra Kamis, 13 Januari 2022 | 16:15 WIB

Menko PMK Muhadjir Effendy Desak Percepat Produksi Vaksin Merah Putih
Menko PMK, Muhadjir Effendy menyampaikan program vaksinasi anak 6-11 tahun di UAD, Senin (20/12/2021). [Kontributor / Putu Ayu Palupi]

Otoritas terkait diminta mempercepat proses produksi vaksin Merah Putih.

SuaraSumbar.id - Otoritas terkait diminta mempercepat proses produksi vaksin Merah Putih. Dengan begitu, produk vaksin Covid-19 buatan dalam negeri bisa segera digunakan dalam pelaksanaan vaksinasi.

Hal itu dinyatakan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy. Menurutnya, pengembangan vaksin Merah Putih saat ini dilakukan oleh Universitas Airlangga bersama PT Biotis, PT Bio Farma bersama Baylor College of Medicine, Universitas Indonesia bersama PT Etana, Institut Teknologi Bandung, PRBM Eijkman BRIN bersama PT Bio Farma, serta Universitas Padjajaran bersama PT Bio Farma dan Lipotek.

Vaksin Merah Putih yang dikembangkan oleh Universitas Airlangga bersama PT Biotis rencananya dirilis pada awal 2022 dan diperkirakan sudah siap diproduksi secara massal pada pertengahan 2022.

Dalam rapat koordinasi mengenai produksi vaksin dalam negeri di Jakarta, Rabu (12/1), Muhadjir meminta Kementerian Kesehatan mengupayakan agar produsen bisa segera memproduksi Vaksin Merah Putih.

Baca Juga: Gelar Rapat Koordinasi, Pemerintah Targetkan Segera Produksi Vaksin Merah Putih Pertengahan 2022

"Supaya bisa dipercepat tanpa mengurangi kualitas, presisi, dan akurasi dari produknya," katanya, Kamis (13/1/2022).

Muhadjir berharap buah dari kerja keras tim peneliti yang mengembangkan Vaksin Merah Putih bisa segera digunakan untuk mendukung upaya penanggulangan COVID-19 di Indonesia.

"Kalau bisa kita mencapai target yang paling maksimal, sehingga akhir penutup dari wabah kali ini kita akhiri dengan vaksin buatan dalam negeri," katanya.

"Itu dalam bahasa agamanya lebih husnul khatimah itu, karena kita bangga bisa menancapkan Bendera Merah Putih tinggi-tinggi karena kita bisa menyelesaikan dengan vaksin yang kita miliki," ia menambahkan.

Muhadjir menjelaskan pula bahwa pengembangan vaksin COVID-19 di dalam negeri dilakukan oleh pemerintah bersama dengan industri farmasi, lembaga riset, dan perguruan tinggi.

Baca Juga: Jokowi Sudah Beri Arahan, Kementerian/Lembaga Terkait Langsung Tingkatkan Koordinasi untuk Kasus Kekerasan Seksual

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengemukakan bahwa Vaksin Merah Putih primer paling lambat bisa diluncurkan Maret 2022 dan produk vaksin itu ditargetkan bisa digunakan untuk melakukan vaksinasi primer pada anak paling lambat pada Juni 2022.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait