facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terbongkar! Otak Perampokan Pengusaha Gas Elpiji yang Tewas di Padang ART dan Satpam

Riki Chandra Jum'at, 05 November 2021 | 14:17 WIB

Terbongkar! Otak Perampokan Pengusaha Gas Elpiji yang Tewas di Padang ART dan Satpam
Tiga pelaku yang menjadi otak perampokan yang menewaskan pengusaha gas elpiji di Padang. [Suara.com/ B. Rahmat]

Polisi akhirnya membongkar otak dibalik perampokan yang menewaskan pengusaha gas elpiji di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

SuaraSumbar.id - Polisi akhirnya membongkar otak dibalik perampokan yang menewaskan pengusaha gas elpiji di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Ternyata, pelaku ada Asisten Rumah Tangga (ART) dan satpam rumah korban itu sendiri.

Keduanya telah diringkus jajaran Polresta Padang, termasuk salah seorang perempuan yang merupakan saudara dari ART tersebut.

Para pelaku bernama Eni Natalia (23) berstatus sebagai ART korban. Kemudian, Robi Fernandes (23) satpam rumah tersebut dan Rusmanila (42), saudara dari ART.

Kapolresta Padang Kombes Imran Amir mengatakan, pelaku yang terlibat dalam aksi perampokan berujung maut ini berjumlah enam orang. Namun, tiga pelaku lainnya masih dalam pencarian.

Baca Juga: Penemuan Mayat Gegerkan Warga Pesisir Selatan, Harga Tes PCR di Sumbar Masih Rp 400 Ribu

"Tiga pelaku yang sudah kita tangkap merupakan aktor intelektual dalam kasus ini," katanya, Jumat (5/11/2021).

Menurutnya, keterlibatan orang terdekat korban dalam kasus ini sebenarnya sudah berhasil diungkap pihak kepolisian kurang dari waktu 24 jam, pasca kejadian.

"Tapi kami tidak langsung mengekspos keterlibatan ART dan satpam dalam kasus ini lantaran pada saat itu masih melakukan penyelidikan," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, kasus perampokan ini terjadi pada Sabtu (23/10/2021) sekitar pukul 21.00 WIB. Diduga, pelaku berjumlah 3 orang.

Selain menewaskan satu pemilik rumah, para pelaku juga membawa kabur satu unit mobil berikut dengan emas dan kartu ATM. Dalam kejadian ini, total kerugian korban mencapai Rp 500 juta.

Baca Juga: Pemkab Agam Bakal Jadikan Pohon Terbesar di Dunia Kampus Alam dan Destinasi Wisata

Kontributor : B Rahmat

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait