alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Empat Warga Agam Positif Terpapar Rabies, Gigitan Anjing Mendominasi

Riki Chandra Selasa, 28 September 2021 | 20:18 WIB

Empat Warga Agam Positif Terpapar Rabies, Gigitan Anjing Mendominasi
Petugas kesehatan hewan Dinas Pertanian Kabupaten Agam sedang memberi vaksin kucing milik warga, Selasa (28/9/2021). [Dok.ANTARA]

Empat warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) dinyatakan positif terjangkit rabies. Angka tersebut tercatat sejak Januari-Agustus 2021.

SuaraSumbar.id - Empat warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) dinyatakan positif terjangkit rabies. Angka tersebut tercatat sejak Januari-Agustus 2021.

Dari data Dinas Pertanian Kabupaten Agam, tercatat 132 total kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) sepanjang Januari hingga Agustus 2021.

"Empat positif rabies ini berdasarkan hasil Laboratorium Balai Veteriner Kecamatan Baso," kata Kepala Dinas Pertanian Agam, Arief Restu, Selasa (20/9/2021).

Menurutnya, gigitan hewan rabies itu tersebar di 16 kecamatan. Mayoritas akibat gigitan anjing.

Baca Juga: Terjaring Razia, 9 Wanita Pemandu Karaoke di Pasaman Barat Dikirim ke Panti Rehabilitasi

Setiap tahun, kasus gigitan hewan penular rabies ini cukup tinggi di Kabupaten Agam. Sebelumnya, tercatat sebanyak 250 kasus dan positif rabies 8 kasus.

"Biasanya kasus gigitan hewan penular rabies itu meningkat pada akhir tahun," katanya.

Untuk mengurangi kasus rabies, Dinas Pertanian Agam mengadakan pemberian vaksin rabies secara massal di halaman kantor setiap memperingati hari rabies sedunia pada 28 September.

Pada Selasa (28/9), Dinas Pertanian Agam menargetkan pemberian vaksin sebanyak 200 ekor hewan penular rabies berupa anjing, kucing, kera dan lainnya.

"Kita menyediakan 500 dosis untuk memperingati hari rabies sedunia dan baru divaksin 28 ekor pada Selasa (28/9/2021) siang," katanya.

Baca Juga: Diserang Beruang Madu, Warga Pesisir Selatan Luka dengan 50 Jahitan

Menurutnya, pemberian vaksin secara massal ini juga berlangsung di seluruh Unit Pelaksana Teknis Peternakan dan bisa dilakukan di kantor Puskeswan secara gratis, karena Pada tahun ini menyediakan 5.000 dosis vaksin.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait