426 Hektare Lahan Hutan Cagar Alam Maninjau Agam Dibabat, Disulap Jadi Perkebunan

Di lokasi, tim memang menemukan kebun kelapa sawit, karet, kopi dan lainnya dalam kondisi sudah berbuah.

Riki Chandra
Jum'at, 09 Juli 2021 | 16:27 WIB
426 Hektare Lahan Hutan Cagar Alam Maninjau Agam Dibabat, Disulap Jadi Perkebunan
Ilustrasi hutan kritis. (shutterstock)

SuaraSumbar.id - Ratusan hektare lahan di kawasan Hutan Cagar Alam Maninjau di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), dibabat untuk dijadikan lahan perkebunan kelapa sawit, kopi, karet, manggis dan lainnya.

Kepala Resor Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Agam, Ade Putra memperkirakan sekitar 426 hektare luas lahan yang dirambah. Setidaknya, 60 hektare dijadikan lahan kepala sawit, belasan hektare kebun kopi, sekitar 3 hektare kebun karet.

"Khusus pohon kelapa sawit seluruhnya sudah panen dengan usia lima sampai 10 tahun," katanya, Jumat (9/7/2021).

Menurutnya, kawasan Hutan Cagar Alam itu dirambah oleh oknum warga yang tidak bertanggungjawab sejak 10 tahun terakhir.

Baca Juga:Sapi Kurban Jokowi untuk Sumbar Dibandrol Rp 85 Juta, Beratnya 1,2 Ton

Pada Kamis (8/7/2021), Resor KSDA Agam bersama Satuan Reskrim Polres Agam melakukan pengecekan lokasi dalam rangka pengumpulan bahan dan keterangan sebagai dasar penanganan lebih lanjut.

Di lokasi, tim memang menemukan kebun kelapa sawit, karet, kopi dan lainnya dalam kondisi sudah berbuah.

"Tim gabungan masih mengumpulkan data pemilik kebun yang berada di kawasan hutan Cagar Alam dan siapa yang terlibat," katanya.

Sebelumnya, Tim Gabungan dari BKSDA Sumbar, Polres Agam, Kodim 0304 Agam, Polisi Kehutanan Agam dan lainnya melakukan penertiban tanaman tersebut pada 2014.

Saat itu tim gabungan sempat dihadang dan mendapatkan penolakan dari warga.

Baca Juga:Sapi Peternak Agam Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden Jokowi untuk Warga Sumbar

"Dengan penolakan itu, penertiban itu ditunda, namun kita tetap melakukan patroli, pemasangan rambu-rambu dan tanda peringatan di lokasi," katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini