alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sejuta Sajadah untuk Warga Sumbar dari Perantau Muda Minang

Riki Chandra Minggu, 28 Maret 2021 | 07:15 WIB

Sejuta Sajadah untuk Warga Sumbar dari Perantau Muda Minang
Penyerahan sajadah secara simbolis oleh Rifo Darma Saputra kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah. [ist]

"Semoga kejayaan Ranah Minang kembali tegak dan masjid-masjid dimakmurkan," katanya.

SuaraSumbar.id - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah melaunching gerakan "Memakmurkan Masjid dengan Satu Juta Sajadah Peduli Da'i di UPI Convention Center Padang, Sabtu (27/3/2021).

Sejuta sajadah untuk warga Sumbar ini dipelopori dan dijalankan langsung oleh seorang tokoh perantau muda asal Ranah Minang, Rifo Darma Saputra.

Program memakmurkan masjid ini lahir dari keprihatinan Rifo terhadap kondisi rumah-rumah ibadah di sejumlah daerah pelosok Sumbar. Dia menemukan banyak sajadah-sajadah yang bisa dikatakan tidak layak pakai.

"Ini juga dampak dari pandemi Covid-19. Orang-orang diwajibkan membawa sajadah masing-masing untuk beribadah ke musala dan masjid," kata Rifo ketika memberikan sambutan saat kegiatan launching gerakan Satu Juta Sajadah Peduli Da'i.

Baca Juga: Inilah Masjid Kuning Bengkalis Warisan Panglima Pembasmi Perompak

Ketua Ketua Umum Perkumpulan Muaro Paneh Jaya (PMPJ) itu mengatakan, dengan membantu memberikan sajadah, secara tidak langsung kembali merangsang minat masyarakat untuk datang ke masjid. Apalagi, ramadan tahun ini akan kembali berlangsung di tengah pandemi Covid-19 yang mau tidak mau, setiap orang datang ke rumah ibadah dengan sajadah sendiri-sendiri.

"Sejuta sajadah ini insyaalah akan kami sebar ke seluruh kabupaten dan kota di Sumbar. Pendistribusiannya tentu saja lewat da'i yang ada di daerah masing-masing nanti," katanya.

Selain itu, gerakan ini juga akan memberikan perhatian kepada guru-guru mengaji dan para da'i yang kondisi kehidupannya juga jauh dari kata layak. Pihaknya berupaya memberikan bantuan sandang dan pangan untuk para pejuang agama Allah SWT itu.

"Gerakan kecil kami ini tapi didukung pemerintah tentu tidak akan menyentuh lebih banyak manfaat. Semoga dengan gerakan ini melahirkan gerakan-gerakan lainnya yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi dan paling utama soal kelangsungan beribadah," kata tokoh perantau asal Kabupaten Solok itu.

Tokoh perantau Minang, Nofi Candra mengapresiasi gerakan yang digagas anak muda seperti Rifo. Menurutnya, gerakan sejuta sejadah bagian himbauan dari seorang anak muda untuk memakmurkan masjid.

Baca Juga: Agar Umat Gembira, Anies Diminta Bangun Masjid Raya di Jaksel dan Jaktim

Anggota DPD RI periode 2014-2019 itu berharap agar Pemerintah Provinsi Sumbar dan daerah lainnya terus memberikan perhatian besar kepada perantau yang memiliki ide-ide hebat seperti ini.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait