facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Berebut Kursi Wawako Padang, PAN Sumbar Juga Siapkan Nama Kader

Riki Chandra Kamis, 25 Februari 2021 | 19:49 WIB

Berebut Kursi Wawako Padang, PAN Sumbar Juga Siapkan Nama Kader
Ketua DPW PAN Sumbar Indra Dt Rajo Lelo. [ist]

Anggota DPRD Sumbar itu mengatakan, semua partai pengusung memilik hak menentukan kader untuk posisi Wawako Padang.

SuaraSumbar.id - Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PAN Sumatera Barat juga menunjuk sejumlah kader untuk menempati posisi Wakil Wali Kota Padang, mendampingi Hendri Septa yang sebentar lagi menjabat Wali Kota Padang.

Seperti diketahui, Mahyeldi Ansharullah telah resmi dilantik Presiden Jokowi menjadi Gubernur Sumbar bersama Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldi, Kamis (25/2/2021) di Istana Negara.

Saat maju di Pilkada Padang, Mahyeldi berpasangan dengan Hendri Septa yang kini menjabat Ketua DPD PAN Kota Padang. Pasangan pemenang Pilkada Padang 2018 diusung Partai PKS dan PAN.

Ketua DPW PAN Sumbar Indra Dt Rajo Lelo mengatakan, selain PKS, sebagai partai pengusung, PAN pun berwenang mengusulkan nama kader untuk posisi Wawako Kota Padang.

Baca Juga: Dilantik Jokowi, Mahyeld-Audy Resmi Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar

"Penunjukan kader ini mengacu pada aturan yang ada, bahwa partai yang mengusung adalah PAN dan PKS," katanya, Kamis (25/2/2021).

Anggota DPRD Sumbar itu mengatakan, semua partai pengusung memilik hak menentukan kader untuk posisi Wawako Padang.

"Kami dari DPW PAN Sumbar telah mengusulkan dua atau tiga nama kader. Nama-namanya masih dirahasiakan," tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Muharlion mengaku juga telah menyiapkan sebanyak enam nama kader untuk menjadi Wawako Padang.

Dari 6 orang kader itu, salah satunya adalah Muharlion. Sedangkan 5 orang lainya; Irsyad Safar, Rahmat Saleh, Muhidi, Mulyadi Muslim dan Irfan Aulia (kader PKS Pusat).

Baca Juga: Gara-gara Ini, Batu Nisan di Padang Kian Laris

"Nama kader tersebut diajukan seminggu yang lalu. Dari enam kader itu, kemungkinan mengerucut menjadi tiga orang. Tapi kita masih menunggu proses dari pusat," imbuhnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait