SuaraSumbar.id - Bank Nagari terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekonomi dan keuangan syariah di Sumatera Barat melalui kemitraan strategis dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sumatera Barat.
Dalam upaya ini, Bank Nagari dan DMI menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait layanan perbankan syariah berbasis masjid serta program edukasi dan literasi perbankan syariah di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP).
Perjanjian ini ditandatangani oleh Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, dan Ketua PW DMI Sumbar, Prof Ganefri, serta disaksikan oleh Ketua PP DMI Pusat, Jusuf Kalla, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, dan Staff Khusus Kemenag RI, Farid F Saenong.
Dalam kolaborasi ini, Bank Nagari tidak hanya berfokus pada pengelolaan keuangan masjid dan musala, tetapi juga bertujuan untuk memperkuat ekonomi umat melalui berbagai produk perbankan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Minangkabau, seperti tabungan haji, umrah, qurban, serta pembiayaan untuk umrah dan UMKM.
Gusti Candra menjelaskan, "Kami berkomitmen menjadikan DMI sebagai mitra strategis untuk penguatan ekonomi syariah di Sumatera Barat. Kami juga telah menyediakan aplikasi khusus, Nagari Digital Masjid, yang memungkinkan masjid dan musala di Sumatera Barat untuk terhubung dengan ekosistem digital," Senin (17/2/2025).
Hingga saat ini, sebanyak 4.612 akun telah terdaftar di Nagari Digital Masjid, yang merupakan langkah konkret dalam mendigitalisasi pengelolaan masjid dan memfasilitasi masyarakat dalam mengakses layanan perbankan syariah.
Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya dalam transformasi digital masjid, Bank Nagari juga menerima penghargaan dari PW DMI sebagai bank penggerak digitalisasi masjid di Sumatera Barat.
Ke depan, Bank Nagari berharap dapat terus mendukung program pemerintah dalam mengembangkan sektor wisata halal serta memperkuat ekosistem syariah di Indonesia, khususnya di Sumatera Barat.
Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan keuangan syariah bagi takmir masjid di seluruh provinsi, memperkuat inklusi keuangan syariah, serta menciptakan dampak positif bagi masyarakat.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Ombudsman Sumbar Selamatkan Rp 66 Miliar Uang Rakyat dari Maladministrasi, Ini Respon Gubernur Mahyeldi
-
Gubernur Sumbar Genjot Sekolah Asrama, Ini Sasarannya
-
Sumbar Targetkan 20 Juta Wisatawan di 2025, Naik Signifikan dari 2024!
-
Kapan Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Terpilih Hasil Pilkada 2024? Ini Jawabannya
-
Makan Bergizi Gratis di Sumbar, Gubernur Wanti-wanti: Tak Boleh Gagal!
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Soroti Disharmoni Putusan Bawaslu dan MK, APHTN-HAN Usulkan Mekanisme Baru Sengketa Pemilu
-
Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM
-
BRI Private dan BRI Prioritas Tawarkan Privilege Pendidikan Anak di Sequoia School
-
Sempat Lumpuh Lima Jam Akibat Longsor, Jalur Sumbar-Riau di Limapuluh Kota Kembali Bisa Dilalui
-
Longsor Timbun Badan Jalan di Pangkalan Limapuluh Kota, Akses Sumbar-Riau Ditutup