SuaraSumbar.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi diluncurkan di Kota Payakumbuh, Senin (13/1), dengan menjangkau 3.084 pelajar di delapan sekolah tingkat SD dan SMP.
Program ini menjadi langkah nyata dalam mendukung kesehatan dan kecukupan gizi bagi pelajar di wilayah tersebut.
Pj Wali Kota Payakumbuh, Suprayitno, secara langsung melepas pengantaran makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola oleh BGN UD Garuda Merah Putih Yayasan Mapalus.
“Alhamdulillah, hari ini kami secara resmi melepas pengantaran Makan Bergizi Gratis yang akan diterima oleh para pelajar di delapan sekolah. Program ini adalah wujud kepedulian untuk mendukung tumbuh kembang generasi penerus yang sehat dan cerdas,” ujar Suprayitno.
Sekolah yang menjadi sasaran program MBG ini terdiri dari enam SD dan dua SMP:
- SDN 26
- SDN 02
- SDN 55
- SDN 59
- SDN 14
- SDN 44
- SMPN 4
- SMPN 6
Dukungan dari Yayasan Mapalus
Ketua Forum Peduli Gizi Sumatera Barat, Bayu Vesky, menyampaikan bahwa program MBG di Payakumbuh didukung oleh enam titik dapur yang dikelola oleh Yayasan Mapalus di Sumatera Barat.
Dapur-dapur ini juga melayani daerah lain, seperti Limapuluh Kota, Pasaman Barat, Bukittinggi, dan Agam.
“Payakumbuh memiliki dapur operasional UD Garuda Merah Putih yang mulai aktif pada 13 Januari. Selain itu, ada dapur lainnya di Limapuluh Kota, yaitu UD Cahaya Merah Putih di Sarilamak,” jelas Bayu.
Baca Juga: Ironis! Program Makan Bergizi Siswa Pariaman Dihentikan Gegara Sampah Plastik
Dukungan program ini juga melibatkan Kodim 0306/50 Kota, di mana Dandim Letkol Inf Ucok Numara menyampaikan bahwa dua dapur telah terverifikasi oleh BGN di wilayah teritorial mereka.
“Satu dapur berada di Payakumbuh dan sudah beroperasi, sementara dapur lainnya di Sarilamak, Limapuluh Kota. Keduanya dikelola oleh Yayasan Mapalus,” terang Ucok.
Program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi pelajar setiap hari. Menu yang disajikan disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi pelajar, mencakup karbohidrat, protein, sayuran, dan buah.
Selain meningkatkan kesehatan, program ini juga diharapkan mampu mendukung prestasi belajar siswa di sekolah.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Ironis! Program Makan Bergizi Siswa Pariaman Dihentikan Gegara Sampah Plastik
-
Makan Bergizi Gratis! Siswa SD-SMP Padang Mulai Nikmati Pekan Depan
-
Makan Bergizi Gratis di Pasbar: Siap-Siap, 72 SMP dan 286 SD Didaftarkan
-
Pariaman Pionir MBG di Sumbar, 3.497 Siswa Dapat Makan Bergizi Gratis
-
Siswa Bukittinggi Gigit Jari, Program Makan Gratis Tertunda
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM
-
BRI Private dan BRI Prioritas Tawarkan Privilege Pendidikan Anak di Sequoia School
-
Sempat Lumpuh Lima Jam Akibat Longsor, Jalur Sumbar-Riau di Limapuluh Kota Kembali Bisa Dilalui
-
Longsor Timbun Badan Jalan di Pangkalan Limapuluh Kota, Akses Sumbar-Riau Ditutup
-
Mahasiswa Asal Padang Diduga Terlibat Perdagangan Orang dan Eksploitasi Seksual Anak