SuaraSumbar.id - Maskapai penerbangan berbiaya rendah milik Singapore Airlines, Scoot Airlines, resmi mengumumkan pembukaan tiga rute penerbangan baru, salah satunya rute Singapura-Padang yang dijadwalkan beroperasi mulai awal Januari 2025.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyambut positif langkah ini dan tengah menyiapkan berbagai strategi agar rute tersebut berkelanjutan.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, menegaskan bahwa rute penerbangan langsung Padang-Singapura akan membawa dampak positif terutama di sektor pariwisata.
“Penerbangan ini besar manfaatnya untuk daerah, terutama sektor pariwisata. Kita upayakan agar penerbangan ini dapat stabil dan berkelanjutan,” ujar Yozarwardi saat memimpin rapat koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Selasa (17/12/2024).
Inaugurasi penerbangan perdana dijadwalkan berlangsung pada 6 Januari 2025. Acara ini rencananya akan dihadiri oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, yang memberikan nilai strategis tambahan pada pembukaan rute internasional ini.
“Kita perlu mempersiapkan juga kegiatan inaugurasi ini dengan baik, karena dihadiri Wakil Presiden. Kemasan acara harus maksimal agar memberikan kesan positif dan dampak jangka panjang,” tambah Yozarwardi.
Potensi Besar di Berbagai Sektor
Pembukaan rute ini dianggap sebagai peluang emas bagi Sumbar untuk meningkatkan konektivitas dengan Singapura dan memaksimalkan potensi ekonomi daerah.
Menurut hasil diskusi bersama OPD, terdapat beberapa sektor unggulan yang dapat dikembangkan melalui rute ini, seperti pariwisata, pertanian, perkebunan, peternakan, bisnis, dan perdagangan.
Baca Juga: ASN Pemkot Padang Dilarang Keras Judi Online, Sanksi Menanti!
“Dibukanya kembali penerbangan Padang-Singapura oleh Scoot Airlines adalah peluang penting yang harus kita manfaatkan sebaik mungkin. Terutama sekali untuk pengembangan pariwisata dan investasi di Sumatera Barat,” jelas Yozarwardi.
Rute yang Pernah Dibuka, Kini Diharapkan Berkelanjutan
Meski memiliki potensi besar, penerbangan langsung Padang-Singapura bukan kali pertama dibuka. Sebelumnya, Mandala Airlines membuka rute ini pada akhir 2012, namun terpaksa berhenti beroperasi pada Mei 2013.
Hal serupa juga terjadi pada Air Asia, yang melayani penerbangan Padang-Singapura pada Februari 2018, tetapi hanya bertahan hingga Mei 2018.
Kini, dengan hadirnya Scoot Airlines, pemerintah optimis rute ini bisa bertahan lebih lama dan memberikan dampak nyata bagi Sumbar.
Langkah-langkah strategis tengah disiapkan untuk memastikan kestabilan dan keberlanjutan rute tersebut.
Berita Terkait
-
ASN Pemkot Padang Dilarang Keras Judi Online, Sanksi Menanti!
-
Maut di Sitinjau Lauik: 3 Nyawa Melayang dalam Sehari, Rem Blong Jadi Momok
-
Maut di Sitinjau Lauik: Truk vs Motor, 2 Nyawa Melayang di Panorama II
-
Bye Macet Nataru! Tol Padang-Sicincin Gratis Sampai Tahun Baru
-
Rem Blong, Truk Tabrakan Beruntun di Sitinjau Lauik, Sopir Luka-luka
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari
-
Auditor Teddy Bebas di Kasus Korupsi Dana Trans Padang, 2 Ahli Nyatakan Putusan Vonis Sudah Tepat
-
Libur Lebaran 2026, Istano Basa Pagaruyung Diserbu Wisatawan hingga Tembus 10 Ribu Pengunjung Sehari
-
Bukittinggi Usul Jadi Daerah Istimewa, Momentum 100 Tahun Jam Gadang Didorong ke Pusat
-
Erupsi Gunung Marapi 26 Detik, Kolom Abu Tak Terlihat