Suhardiman
Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:53 WIB
Ilustrasi Kelompok Pejuang Hamas. (ANTARA/Anadolu/py)
Baca 10 detik
  • Serangan udara Israel di Gaza City pada Rabu 6 Mei 2026 menewaskan Azzam al-Hayya, putra pemimpin Hamas.
  • Azzam al-Hayya dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Baptist Gaza setelah sempat mendapatkan perawatan medis intensif.
  • Militer Israel mengonfirmasi bahwa mereka secara sengaja menargetkan Azzam al-Hayya dalam operasi militer tersebut pada Rabu malam.

SuaraSumbar.id - Serangan udara Israel dilaporkan telah menewaskan Azzam al-Hayya, putra pemimpin senior Hamas Khalil al-Hayya.

Menurut sumber medis Palestina, Azzam meninggal akibat luka-luka parah yang dideritanya. Serangan udara Israel menargetkan kerumunan warga Palestina di pusat Gaza City pada Rabu 6 Mei 2026.

Azzam sempat mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Baptist Gaza. Namun, kondisinya memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Kamis pagi waktu setempat.

Sementara itu, sumber militer Israel pada Rabu malam mengonfirmasi bahwa tentara Israel memang menargetkan Azzam al-Hayya. Dia merupakan putra keempat Khalil al-Hayya yang tewas akibat operasi-operasi Israel dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam pernyataannya menyusul kematian sang putra, Khalil al-Hayya menyebut penargetan itu sebagai "perpanjangan dari agresi terhadap rakyat kami di mana pun" dan menuduh Israel berupaya menekan para negosiator Palestina melalui eskalasi militer.

Selain itu, dia juga memperingatkan bahwa ancaman Israel untuk memperluas operasi militer di Gaza bertujuan untuk memaksa para pemimpin dan negosiator Palestina agar bersedia memberikan konsesi. [Antara]

Load More