- Serangan udara Israel di Gaza City pada Rabu 6 Mei 2026 menewaskan Azzam al-Hayya, putra pemimpin Hamas.
- Azzam al-Hayya dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Baptist Gaza setelah sempat mendapatkan perawatan medis intensif.
- Militer Israel mengonfirmasi bahwa mereka secara sengaja menargetkan Azzam al-Hayya dalam operasi militer tersebut pada Rabu malam.
SuaraSumbar.id - Serangan udara Israel dilaporkan telah menewaskan Azzam al-Hayya, putra pemimpin senior Hamas Khalil al-Hayya.
Menurut sumber medis Palestina, Azzam meninggal akibat luka-luka parah yang dideritanya. Serangan udara Israel menargetkan kerumunan warga Palestina di pusat Gaza City pada Rabu 6 Mei 2026.
Azzam sempat mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Baptist Gaza. Namun, kondisinya memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Kamis pagi waktu setempat.
Sementara itu, sumber militer Israel pada Rabu malam mengonfirmasi bahwa tentara Israel memang menargetkan Azzam al-Hayya. Dia merupakan putra keempat Khalil al-Hayya yang tewas akibat operasi-operasi Israel dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam pernyataannya menyusul kematian sang putra, Khalil al-Hayya menyebut penargetan itu sebagai "perpanjangan dari agresi terhadap rakyat kami di mana pun" dan menuduh Israel berupaya menekan para negosiator Palestina melalui eskalasi militer.
Selain itu, dia juga memperingatkan bahwa ancaman Israel untuk memperluas operasi militer di Gaza bertujuan untuk memaksa para pemimpin dan negosiator Palestina agar bersedia memberikan konsesi. [Antara]
Berita Terkait
-
Visa Musisi Israel Houghton Ditolak, DPR Dukung Sikap Tegas Imigrasi
-
Macklemore Bikin Tur 'Free Palestine', Tiket dari 3 Kota Langsung Ludes
-
Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas
-
Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB
-
Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah
-
8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Ditahan Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
-
Brand Finance Indonesia 100 2026 Tempatkan BRI di Peringkat Pertama Merek Paling Bernilai
-
Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan
-
Pasar Gaung Diacak-acak Petugas, Polda Sumbar Sapu Bersih 'Kampung Narkoba' di Padang