- Mahasiswa Pekanbaru bernama Abdul Lathif mengalami kecelakaan maut di Lima Puluh Kota pada Rabu.
- Korban hilang kendali saat mendahului kendaraan lain sehingga sepeda motornya menabrak mobil Daihatsu Luxio.
- Akibat kecelakaan tersebut, korban tewas dengan luka parah dan kedua kendaraan mengalami kerusakan.
SuaraSumbar.id - Seorang mahasiswa asal Kota Pekanbaru, Riau, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Peristiwa terjadi di Jorong Aia Putiah, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Rabu (12/8/2026).
Korban diketahui bernama Abdul Lathif (21). Kasat Lantas Polres 50 Kota, Iptu Zarwiko Irzal, mengatakan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.
"Korban meninggal dunia. Kondisi kaki sebelah kanan mengalami putus," kata Zarwiko, Kamis (13/8/2026).
Menurutnya, kecelakaan bermula ketika korban mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BM 3124 ABU dari arah Pekanbaru menuju Payakumbuh.
Setibanya di lokasi kejadian, korban diduga hendak mendahului kendaraan yang berada di depannya. Saat melakukan manuver tersebut, korban diduga kehilangan kendali hingga terjatuh.
Sepeda motor yang dikendarai korban kemudian menabrak bagian depan bawah sebelah kanan mobil Daihatsu Luxio BA 1209 OM. Sepeda motor Honda Beat tersebut juga sempat terseret akibat benturan.
Akibat kecelakaan itu, korban mengalami luka serius. Petugas kemudian mengevakuasi korban ke RS Adnan WD Payakumbuh untuk mendapatkan penanganan medis.
"Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia," ungkapnya.
Dalam kecelakaan tersebut, sepeda motor Honda Beat mengalami kerusakan pada bagian depan. Sementara mobil Daihatsu Luxio juga mengalami kerusakan pada bagian depan.
Baca Juga: Semalaman Terombang-ambing, Nelayan Painan Ditemukan Selamat di Perairan Lakitan Selatan
Zarwiko mengatakan, petugas Satlantas Polres 50 Kota telah melakukan sejumlah langkah penanganan atas kecelakaan tersebut.
Petugas menerima laporan, mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencatat keterangan saksi dan pihak terkait, serta melakukan pengukuran dan membuat sketsa lokasi kecelakaan.
“Untuk penanganan kasus ini, kami sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti untuk proses lebih lanjut,” katanya.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
Kecelakaan Mobil Damkar di Jakut Bikin 3 Orang Luka, Polisi Beberkan Kronologinya
-
Detik-detik Mobil Damkar Tabrak 6 Kendaraan di Cakung, Ada Transjakarta hingga Ambulans
-
Anggota Reskrim Sunda Kelapa Tewas Ditabrak Truk Saat Antar Berkas Perkara
-
Banjir Bandang Terjang Solok, 200 KK Terdampak dan 2 Warga Hilang
-
Kecelakaan VW Tiguan vs Sedan Mazda di Tol Wiyoto Wiyono, Pembatas Jalan Jebol
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Mau Tukar Valas Sebelum ke Luar Negeri? Cek Lokasi BRI Money Changer Terdekat
-
Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi