SuaraSumbar.id - Jumlah penumpang kereta api di Sumatera Barat (Sumbar) diprediksi mengalami peningkatan signifikan selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Kepala Humas KAI Divisi Regional II Sumbar, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan bahwa kereta api menjadi salah satu moda transportasi andalan untuk perjalanan menuju objek wisata dan perkotaan jarak pendek di Sumbar.
“Lonjakan penumpang kemungkinan besar akan terjadi karena kereta api di Sumbar sering digunakan untuk mengunjungi objek wisata dan melakukan perjalanan jarak pendek. Saat akhir pekan saja, jumlah penumpang dapat mencapai 6 ribu orang,” ujar As’ad, Minggu (15/12/2024).
Harga Tiket Tetap Terjangkau
Meskipun diprediksi ada peningkatan jumlah penumpang, harga tiket kereta api di Sumbar tetap stabil.
Harga tiket rute-rute populer seperti Pauh Lima Kota Padang menuju Naras Pariaman masih Rp5 ribu, Bandara Internasional Minangkabau menuju Pulau Air Padang Rp10 ribu, dan Lembah Anai Kayu Tanam menuju Duku Rp3 ribu.
“Meski memasuki musim liburan, harga tiket kereta api tetap sama seperti hari biasa,” tambahnya.
Persiapan Menyambut Lonjakan Penumpang
Untuk memastikan kelancaran operasional selama Nataru, KAI Divre II Sumbar telah melakukan sejumlah persiapan.
Baca Juga: Pelaku Pencurian Sepeda Motor yang Viral di RSUP M Djamil Padang Ditangkap
Di antaranya adalah inspeksi keselamatan atau rampcheck untuk memastikan kondisi kereta api sesuai dengan standar keamanan.
Selain itu, pengamanan di stasiun-stasiun juga ditingkatkan, dan petugas diberi arahan untuk memberikan pelayanan prima kepada penumpang.
Pihak KAI juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk pembelian tiket.
Tiket dapat dipesan mulai H-7 keberangkatan, sehingga calon penumpang bisa membeli tiket lebih awal dan menghindari kehabisan tiket.
“Bagi penumpang yang belum sempat membeli melalui aplikasi, kami masih menyediakan loket pembelian tiket di stasiun. Loket ini dibuka tiga jam sebelum keberangkatan, selama tiket masih tersedia,” jelas As’ad.
Pilihan Transportasi Populer di Libur Nataru
Kereta api di Sumbar telah menjadi pilihan transportasi favorit selama musim liburan, baik untuk perjalanan wisata maupun kebutuhan sehari-hari.
Dengan harga yang terjangkau, perjalanan dengan kereta api memberikan kenyamanan sekaligus kemudahan bagi masyarakat.
KAI Divre II Sumbar berharap lonjakan penumpang selama Nataru tahun ini dapat berjalan lancar dan penumpang menikmati layanan transportasi dengan aman dan nyaman.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Pelaku Pencurian Sepeda Motor yang Viral di RSUP M Djamil Padang Ditangkap
-
Libur Nataru 2024 di Padang: Pemkot Jamin Aman dan Nyaman dengan Operasi Lilin Singgalang!
-
Besok Menteri Bahlil ke Sumbar, Ini Agendannya
-
Inflasi Padang Terkendali, Pemkot Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Nataru 2025
-
Gagalkan Peredaran 17 Kg Ganja, Polda Sumbar Ringkus Kurir Antar Provinsi
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Kebakaran Hebat Dekat Stasiun Lambuang Bukittinggi, 3 Warung Ludes
-
Revans Membara Jelang Semen Padang FC vs Arema FC, Sama-sama Berebut Angka!
-
CEK FAKTA: Pemerintah Tarik Gas LPG 3 Kg Mulai Ramadhan 2026, Benarkah?
-
Pelabuhan Teluk Tapang Dapat Kucuran Dana Rp 83 Miliar, Investor Sawit Berebut Lahan di Sumbar