SuaraSumbar.id - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pariaman, Riswan, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait surat cuti di luar tanggungan negara bagi istri Pasangan Calon (Paslon) yang ikut berkompetisi dalam Pilkada Kota Pariaman 2024 dan berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Lebih dari dua pekan setelah kampanye dimulai, belum ada informasi tertulis dari pihak Paslon terkait pengajuan cuti tersebut.
“Kami sudah mengirimkan surat himbauan kepada pasangan calon, namun hingga kini kami belum mendapatkan laporan tertulis apakah pasangan calon mengajukan cuti di luar tanggungan negara atau tidak,” ujar Riswan saat ditemui di kantornya, Kamis (10/10/2024).
Meski cuti di luar tanggungan negara bagi ASN yang pasangannya ikut dalam Pilkada bukan merupakan kewajiban, Riswan tetap menghimbau agar langkah tersebut dilakukan guna menghindari potensi penyalahgunaan wewenang oleh ASN yang bersangkutan. Menurutnya, status sebagai ASN membuka peluang terjadinya pelanggaran yang cukup signifikan.
“Ini memang pilihan, namun kami tetap menghimbau agar cuti diambil karena potensi penyalahgunaan jabatan cukup terbuka lebar,” jelas Riswan.
Bawaslu Kota Pariaman juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawal proses Pilkada agar berjalan sesuai aturan.
Riswan menegaskan bahwa pihaknya siap menerima laporan jika ada pelanggaran yang dilakukan oleh pasangan calon maupun istri Paslon yang merupakan ASN. Pihaknya berjanji akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk.
“Sampai saat ini kami belum menemukan pelanggaran. Namun, kami mengajak masyarakat untuk melaporkan jika ada pihak yang dilarang terlibat dalam kampanye, dan kami pasti akan menindaklanjutinya,” tegasnya.
Diketahui, dari tiga pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pariaman, beberapa nama istri calon berlatar belakang sebagai ASN.
Baca Juga: Banjir Setinggi Dada, Warga Ulakan Tapakis: Kami Mohon Normalisasi Sungai!
Di antaranya, istri calon Wali Kota Genius Umar dan Yota Balad yang tercatat sebagai ASN di Pemko Pariaman, istri calon Wali Kota Mardison Mahyuddin yang bekerja di Pemkab Padang Pariaman, serta istri calon Wakil Wali Kota Bahrul Anif yang tercatat sebagai ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Banjir Setinggi Dada, Warga Ulakan Tapakis: Kami Mohon Normalisasi Sungai!
-
Bawaslu Agam Gagalkan 24 Kampanye Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Tanpa STTP
-
Rem Blong? Truk Pasir Ngamuk di Padang Pariaman, Hantam 4 Kendaraan Sekaligus
-
Dua Calon Gubernur di Sumbar Kena Batunya, Kampanye Dihentikan Bawaslu
-
Kecelakaan Beruntun di Jalan Padang-Bukittinggi, Sejumlah Korban Luka-luka
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Penguatan Good Corporate Governance di BUMN Dinilai Mampu Tingkatkan Kinerja dan Akuntabilitas
-
Dengan QLola by BRI, Perusahaan Bisa Salurkan Gaji Karyawan Tanpa Harus Memproses Satu per Satu
-
Rp 1 Triliun per Tahun Putaran Uang Hasil Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Toko Emas Ikut Disorot
-
4 Makanan Bantu Turunkan Kolesterol Jahat Secara Alami
-
Masyarakat Diingatkan Akan Bahaya Pencampuran Jeroan-Daging untuk Kesehatan