SuaraSumbar.id - Kebakaran hebat melanda sebuah bengkel las di Komplek Cendana Anak Air, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, pada Kamis (10/10/2024).
Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga kendaraan hangus terbakar dan kerugian yang ditaksir mencapai Rp400 juta.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, menyatakan bahwa pihaknya menerima informasi mengenai kebakaran ini sekitar pukul 11.23 WIB.
Setelah mendapat laporan, Damkar Kota Padang langsung mengerahkan lima unit armada pemadam beserta 45 petugas untuk melakukan pemadaman di lokasi.
“Begitu menerima informasi, kami segera mengerahkan armada dan petugas untuk membantu proses pemadaman di bengkel tersebut,” ujar Rinaldi dalam keterangannya.
Asal Api Diduga dari Kendaraan
Berdasarkan keterangan dari pemilik bengkel, api diduga berasal dari salah satu mobil yang sedang diperbaiki di dalam bengkel.
Api dengan cepat merambat ke seluruh area bengkel las dan membakar dua unit sepeda motor serta satu unit mobil yang ada di lokasi.
“Menurut keterangan korban, api muncul dari mobil yang sedang dikerjakan, lalu menjalar ke area bengkel. Melihat kobaran api yang semakin membesar, saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Damkar Kota Padang,” tambah Rinaldi.
Baca Juga: Satu Pintu Urus Semua: MPP Padang Panjang Resmi Beroperasi, 130+ Layanan Tersedia
Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 12.00 WIB, dan situasi dinyatakan sudah aman. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, tetapi tiga kendaraan yang berada di dalam bengkel hangus terbakar.
Kerugian Mencapai Rp400 Juta
Rinaldi mengungkapkan bahwa selain menghancurkan satu unit bengkel las, kebakaran ini juga menghanguskan dua unit sepeda motor dan satu unit mobil. Total kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp400 juta.
“Untuk objek yang terbakar terdiri dari satu unit bengkel las, dua unit sepeda motor, dan satu unit mobil,” jelasnya.
Pihak Damkar Padang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran dan memastikan tidak ada lagi sisa bara api yang bisa memicu kebakaran susulan.
Petugas Pemadam Kebakaran Apresiasi Laporan Cepat Warga
Berita Terkait
-
Satu Pintu Urus Semua: MPP Padang Panjang Resmi Beroperasi, 130+ Layanan Tersedia
-
Tak Sampai 24 Jam, Pencuri HP di Masjid Almudatsir Lubuk Begalung Ditangkap
-
Mati Pajak? Siap-siap Kendaraan Diangkut Polisi di Padang
-
Ayah Syok Temukan Anaknya yang Mahasiswa Tewas Tergantung, Begini Kronologinya
-
Masjid dan Sekolah Terlarang! Ini Aturan Main Kampanye Pilkada di Padang
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung