- Ahli gizi Serena Pratt menyatakan konsumsi teh hijau rutin dapat membantu metabolisme kolesterol melalui kandungan katekin serta polifenol.
- Senyawa antioksidan dalam teh hijau berfungsi menghambat penyerapan kolesterol jahat dan mencegah oksidasi plak pada pembuluh darah arteri.
- Mengonsumsi teh hijau tanpa pemanis setelah makan malam efektif menggantikan minuman tinggi gula demi mendukung gaya hidup sehat.
SuaraSumbar.id - Banyak orang mulai memperhatikan pola makan sehat demi menjaga kadar kolesterol tetap stabil. Salah satu kebiasaan sederhana yang kini semakin sering direkomendasikan adalah minum teh hijau setelah makan malam.
Ahli gizi Serena Pratt, M.S., RDN membeberkan manfaat mengonsumsi teh hijau usai makan malam bagi penderita kolestrol.
"Teh hijau mengandung senyawa tumbuhan yang disebut katekin dan polifenol, yang bertindak sebagai antioksidan dan memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu melindungi jantung dan pembuluh darah,” kata Pratt, melansir Antara, Jumat, 3 Juli 2026.
Pratt mengatakan bahwa teh hijau mengandung kadar katekin yang tinggi, termasuk epigallocatechin gallate (EGCG).
Senyawa ini dapat membantu mendukung metabolisme kolesterol dengan membatasi seberapa banyak kolesterol yang diserap tubuh dan membantu melindungi kolesterol Low-Density Lipoprotein (LDL) atau kolestrol jahat dari oksidasi, suatu proses yang terlibat dalam penumpukan plak di arteri.
Katekin juga dapat berperan dalam bagaimana tubuh Anda menyerap dan membersihkan kolesterol.
“Teh hijau tidak akan mendetoksifikasi kolesterol, tetapi katekinnya dapat mendukung metabolisme kolesterol dari waktu ke waktu sebagai salah satu bagian dari gaya hidup sehat jantung," ujarnya.
Penelitian menunjukkan bahwa katekin dalam teh hijau dapat memberikan dukungan kolesterol yang moderat. Tinjauan studi menemukan bahwa teh hijau membantu menurunkan kolesterol total dan LDL.
Sebagian besar penelitian tentang kolesterol telah meneliti produk teh hijau, termasuk ekstrak, yang dapat mengandung katekin yang lebih pekat daripada secangkir teh seduh standar.
Pratt menyampaukan satu cangkir setelah makan malam kemungkinan tidak akan secara dramatis mengubah angka kolesterol anda sendiri.
Tetapi sebagai kebiasaan sehari-hari, teh hijau seduh tetap bisa menjadi cara sederhana untuk menambahkan katekin ke rutinitas yang menyehatkan jantung.
Dia melanjutkan teh hijau juga dapat menggantikan banyak minuman manis seperti kopi manis, koktail makanan penutup, dan minuman berbasis krim, dapat menambahkan gula, alkohol, atau lemak jenuh untuk dikonsumsi usai makan malam.
Teh hijau tanpa kafein dan tanpa pemanis menghindari tambahan tersebut sambil tetap memberi Anda sesuatu yang hangat untuk dinikmati.
Ahli Gizi Amy Davis, RD, LDN menambahkan teh hijau membantu menggantikan zat-zat tersebut dengan zat-zat yang lebih bermanfaat bagi kesehatan. Minuman itu juga menawarkan ritual yang menyenangkan, alih-alih hanya berpuasa setelah makan malam.
Minuman itu murni secara alami bebas dari tambahan gula, tetapi teh kemasan, matcha latte manis, dan minuman teh ala kedai kopi dapat mengubahnya menjadi sumber tambahan gula.
Berita Terkait
-
Ketika AI Jadi Tempat Curhat, Apa yang Dicari Manusia dari Chatbot?
-
Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?
-
Bukan Mengosongkan Pikiran, Meditasi Ini Justru Mengajak Berdamai dengan Gejolak Batin
-
Ambulans Udara hingga Dokter Terbang: Salah Kaprah Pemerintah Sikapi Masalah
-
Layanan Kesehatan NTT Dikebut Pulih Usai Gempa M7,7, RS Mobil Dikirim ke Nagekeo
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI Raih Rekor MURI Melalui Kolaborasi Kredit Kendaraan di 131 Lokasi Tanah Air
-
Suka Minum Kopi? Ini yang Perlu Diperhatikan demi Kesehatan Ginjal
-
BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT
-
Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia
-
HUT ke-81 RI, Bendera Raksasa Berkibar di Tebing Lembah Harau Sumbar