SuaraSumbar.id - Ketegangan melingkupi Nagari Guguak, Kecamatan Kayu Tanam, Kabupaten Padangpariaman, menyusul buronan kasus pembunuhan Nia Kurnia Sari yang masih berkeliaran bebas.
Rini, kakak kandung korban, mengungkapkan bahwa warga setempat kini hidup dalam ketakutan, mengunci pintu mereka ketat setelah matahari terbenam.
"Pukul 19.00, seluruh rumah warga sudah ditutup dan dikunci karena takut pelaku tiba-tiba datang," kata Rini di kediamannya, Selasa (17/9/2024).
Pelaku, yang dikenal sebagai IS, masih diburu polisi dan dilaporkan membawa senjata tajam, meningkatkan kecemasan di kalangan warga.
"Sampai sekarang pelaku belum juga berhasil ditangkap. Dia bawa senjata tajam dan warga takut," lanjut Rini.
Polres Padang Pariaman sudah menetapkan IS, 26, sebagai tersangka dalam kasus kematian Nia Kurnia Sari, gadis 18 tahun yang ditemukan terkubur di wilayah tersebut. Kasat Reskrim Polres Padangpariaman, Iptu AA Reggy, membenarkan status tersangka tersebut.
"Iya benar, pelaku berinisial IS ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus meninggalnya Nia Kurnia Sari," ungkap Reggy.
"IS ditetapkan tersangka merupakan hasil dari penyelidikan kita dan saat ini terduga pelaku masih kita buru," tambahnya.
Sementara itu, Rini berharap agar pelaku segera ditangkap dan mendapatkan hukuman setimpal atas perbuatannya terhadap adiknya, meninggalkan keadilan bagi keluarga yang berduka dan mengembalikan rasa aman kepada warga Nagari Guguak.
Baca Juga: IS Tersangka Pembunuh Nia Kurnia Sari, Dikenal SebagaiPengguna Narkoba
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
IS Tersangka Pembunuh Nia Kurnia Sari, Dikenal SebagaiPengguna Narkoba
-
Kasus Pembunuhan di Padang Pariaman: Tersangka Indra Septiarman Masih Diburu
-
Upaya Penangkapan IS: Tantangan Polisi Hadapi Pelarian Tersangka di Hutan Kayu Tanam
-
Pembunuh Penjual Gorengan di Padang Pariaman Masih Diburu Hingga ke Hutan
-
Tersangka Pembunuh Gadis Penjual Gorengan Muncul di Permukiman Warga
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari
-
Auditor Teddy Bebas di Kasus Korupsi Dana Trans Padang, 2 Ahli Nyatakan Putusan Vonis Sudah Tepat
-
Libur Lebaran 2026, Istano Basa Pagaruyung Diserbu Wisatawan hingga Tembus 10 Ribu Pengunjung Sehari
-
Bukittinggi Usul Jadi Daerah Istimewa, Momentum 100 Tahun Jam Gadang Didorong ke Pusat
-
Erupsi Gunung Marapi 26 Detik, Kolom Abu Tak Terlihat