SuaraSumbar.id - Satpol PP Kota Padang mengamankan belasan muda-mudi dalam razia yang digelar pada Sabtu (14/9/2024) dini hari.
Mereka diamankan di sejumlah lokasi, termasuk penginapan dan tempat nongkrong yang dilaporkan meresahkan warga.
Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Padang, Rozaldi Rosman, menjelaskan bahwa razia dilakukan untuk mengawasi sejumlah lokasi seperti hotel, kos-kosan, dan tempat-tempat yang terindikasi mengganggu ketertiban umum. Salah satu penginapan di kawasan Pondok, Kecamatan Padang Selatan, diduga melanggar aturan.
"Rata-rata penginapan yang kita awasi sudah tertib. Namun ada satu penginapan di kawasan Pondok yang diduga menyalahi aturan, di mana kami mengamankan pasangan bukan suami-istri," ungkap Rozaldi.
Pasangan tersebut langsung diserahkan ke Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk didata dan diproses sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Selain penginapan, Satpol PP juga melakukan pengawasan di tempat nongkrong muda-mudi yang dilaporkan oleh warga karena aktivitasnya hingga larut malam.
Di lokasi tersebut, petugas mengamankan lima perempuan dan lima laki-laki, serta menemukan minuman beralkohol.
"Masyarakat sekitar sudah resah dengan aktivitas nongkrong muda-mudi hingga dini hari. Kami mengamankan sepuluh orang di lokasi itu, dan menemukan minuman beralkohol," kata Rozaldi.
Satpol PP Padang mengimbau para orang tua agar lebih peduli terhadap anak-anak mereka dan tidak membiarkan mereka berkeliaran hingga larut malam, demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan menjaga ketertiban umum di Kota Padang.
Baca Juga: Motor Pelajar Padang yang Tawuran Dibakar Warga: Kami Kesal
"Kami berharap orang tua lebih memperhatikan anak-anaknya agar tidak keluyuran hingga larut malam, untuk mencegah masalah yang dapat mengganggu ketertiban umum," tambahnya.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Motor Pelajar Padang yang Tawuran Dibakar Warga: Kami Kesal
-
Rumah Terbakar di Kota Padang, 5 Sepeda Motor Hangus
-
Razia Kos-kosan di Padang, Satpol PP Temukan Pria Menginap di Kos Wanita
-
Kebakaran Hebat Landa Rumah Warga di Jalan Raya Ampang Padang
-
Razia Kos-Kosan di Padang, Satpol PP Temukan Pria Ngumpet di Kamar Wanita
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung