Scroll untuk membaca artikel
Chandra Iswinarno
Rabu, 11 September 2024 | 18:58 WIB
ILUSTRASI - Mayat tanpa identitas ditemukan membusuk dalam semak-semak di Padang Pariaman. [Dok.Istimewa]

SuaraSumbar.id - Kasus kematian Nia Kurnia Sari, seorang gadis berusia 18 tahun di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, mengungkapkan sejumlah fakta yang mengguncang masyarakat setempat.

Nia, yang dikenal sebagai penjual gorengan keliling, dilaporkan hilang pada Jumat (6/9/2024) malam setelah tidak kembali ke rumah.

Pencarian besar-besaran dilakukan oleh warga dan tim gabungan hingga akhirnya Nia ditemukan tewas terkubur tanpa busana pada Minggu (8/9/2024).

Berikut adalah beberapa fakta terkait kasus tragis ini:

Baca Juga: Ditemukan Tanpa Busana, Polisi Temukan Baju Terakhir Gadis Penjual Gorengan yang Tewas Terkubur

Proses Pencarian Intensif

Nia dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah tidak pulang pada pukul 20.00 WIB, Jumat (6/9/2024). Keluarga dan warga sekitar segera melakukan pencarian hingga larut malam, yang kemudian dilanjutkan oleh tim gabungan BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat setempat pada Sabtu pagi (7/9/2024). Namun, Nia baru ditemukan pada Minggu sore (8/9/2024) di kawasan semak-semak, sekitar 1 kilometer dari lokasi terakhir ia terlihat.

Penemuan Barang Bukti

Sebelum menemukan jasad Nia, tim pencari menemukan barang-barang milik korban, seperti gorengan dan peralatan jualannya, serta pakaian yang dikenakan Nia pada hari ia hilang.

“Kami menemukan baju, celana, hijab, dan barang lainnya yang dikenakan Nia,” ujar Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir. Barang-barang ini memperkuat identifikasi jenazah sebagai Nia.

Baca Juga: Kecam Keras Pembunuh Gadis Penjual Gorengan di Padang Pariaman, Kemen PPPA: Kami Turut Berduka!

Kondisi Jasad dan Penyidikan

Load More