Harapan Keluarga dan Masyarakat
Kematian Nia meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga setempat. Ibu korban, Eli Malina, meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya, bahkan berharap hukuman mati dijatuhkan kepada pelaku.
Teman-teman dan guru Nia mengenang gadis tersebut sebagai sosok yang gigih dan memiliki mimpi besar untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Guru Bahasa Indonesia di INS Kayu Tanam, Yulismar, bahkan mengungkapkan bahwa Nia bercita-cita menjadi seorang guru bahasa Indonesia.
Dukungan Kementerian PPPA
Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kementerian PPPA, Ratna Susianawati, menyatakan bahwa pihaknya akan memastikan keluarga korban mendapatkan keadilan dan pendampingan hukum serta psikologis.
Ratna menegaskan bahwa pelaku harus dihukum setimpal sesuai UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS).
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat tentang perlunya menjaga keamanan dan keselamatan perempuan, serta meningkatkan kesadaran akan pencegahan kekerasan seksual di tengah masyarakat.
Kontributor : Rizky Islam
Baca Juga: Ditemukan Tanpa Busana, Polisi Temukan Baju Terakhir Gadis Penjual Gorengan yang Tewas Terkubur
Berita Terkait
-
Ditemukan Tanpa Busana, Polisi Temukan Baju Terakhir Gadis Penjual Gorengan yang Tewas Terkubur
-
Kecam Keras Pembunuh Gadis Penjual Gorengan di Padang Pariaman, Kemen PPPA: Kami Turut Berduka!
-
Keluarga Gadis Penjual Gorengan yang Tewas Dibunuh di Padang Pariaman Dapat Pendampingan Hukum dan Psikologis Intensif
-
Buru Pembunuh Nia Gadis Penjual Gorengan, Polisi Kerahkan Anjing Pelacak
-
Orang Tua Nia Gadis Penjual Gorengan Harapkan Pelaku Pembunuhan Dihukum Mati
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi